Ketua Komnas PA: Pelabelan BPA di Kemasan Air Murni Masalah Kesehatan

Rabu, 29 Desember 2021 - 22:29 WIB
loading...
Ketua Komnas PA: Pelabelan...
Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait mendukung rencana BPOM yang akan memberikan label free BPA di kemasan air minum demi kesehatan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Ketua Komnas Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait kembali menegaskan rencana Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang akan memberi label pada galon guna ulang yang mengandung zat Bhispenol BPA murni pertimbangan kesehatan.

Menurut Arist, Komnas Perlindungan Anak mendukung dan siap mengawal BPOM yang merevisi Peraturan Kepala BPOM No 31/2018 seperti yang disampaikan Kepala BPOM Penny K Lukito pada Minggu, 26 Desember 2021.

Menurut Arist, apa yang dilakukan BPOM sudah tepat. Dengan melakukan revisi Peraturan Kepala BPOM dan mewacanakan akan memberi label Free BPA pada galon yang berbahan polycarbonate. ”Keputusan ini menunjukkan BPOM telah menjalankan apa yang diamanatkan oleh SNI 3553:2015 air mineral,” ucapnya saat dihubungi melalui saluran pribadi pada Rabu (29/12/2021).

Baca juga: Kepala BPOM: Revisi Aturan Label BPA Free dalam Tahap Harmonisasi

Standar ini dirumuskan dengan tujuan menyesuaikan perkembangan teknologi terutama dalam metode uji dan persyaratan mutu. Kedua menyesuaikan standar dengan peraturan - peraturan baru yang berlaku. Ketiga Melindungi kesehatan dan kepentingan konsumen.

Baca juga: BPOM Diminta Dengarkan Aspirasi Soal Pelabelan Kemasan Air Minum

"Komnas Perlindungan fokus pada kesehatan dan perlindungan anak - anak. Ini murni masalah kesehatan. Di negara manapun, semua industri pasti mengutamakan kesehatan. Apalagi menyangkut pangan. Apalagi ini menyangkut bayi, balita dan janin sebagai penerus keberlangsungan hidup berbangsa. Sekali lagi yang menjadi fokus Komnas PA adalah perlindungan anak. Dan masalah kesehatan bayi, balita dan janin pada ibu hamil," tandas Arist.

Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Nia Umar mengatakan betapa bahayanya BPA. "BPA itu senyawa kimia. Itu untuk mengeraskan plastik biar kokoh. Contohnya galon guna ulang. BPA banyak dipakai untuk botol susu anak. Saya ketua AIMI. Menyusui itu melindungi dari BPA," papar Nia Umar.

Studi menunjukkan ibu yang menyusui anaknya kebal dari Covid-19 karena imunitas meningkat. "Bagi ibu, BPA juga ada risikonya. BPA masuk ke dalam rantai makanan yang kita makan sehari hari. BPA juga masuk ke dalam air susu ibu," tandas Nia.

Menurut Nia, BPA menganggu kerja endokrin dan meniru kerja estrogen dan bisa mengubah kondisi hormonal di dalam badan manusia. "Bukan menurut Nia Umar ya, Tapi berdasarkan penelitian 2008 di Amerika. Ternyata Efek BPA bisa memengaruhi kerja otak, perilaku, kelenjar prostat pada janin yang ibunya banyak mengkonsumsi makanan dari kemasan yang mengandung BPA. Jadi masuk melalui plasenta sampai ke janin," paparnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Child Grooming Sulit...
Child Grooming Sulit Diungkap, Komnas PA: Pelaku Baru Bisa Dijerat Kalau Sudah Terjadi Kekerasan
BSN dan Pakar Sebut...
BSN dan Pakar Sebut Air Galon Polikarbonat Aman Dikonsumsi
Pakar Polimer ITB Minta...
Pakar Polimer ITB Minta Isu BPA Tak Dipakai untuk Persaingan Usaha
Pemerintah Diminta Hentikan...
Pemerintah Diminta Hentikan Kampanye Negatif Isu BPA
Aturan Kemasan Pangan,...
Aturan Kemasan Pangan, Indonesia Diingatkan Tak Jiplak Negara Lain
Mengerikan! 4.000 Anak...
Mengerikan! 4.000 Anak Jadi Korban Kekerasan Seksual dari Januari-Juni 2023
Siap-siap! Lonjakan...
Siap-siap! Lonjakan Biaya Plastik Picu Kenaikan Harga Minyak Goreng
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Bahan Baku Plastik Langka,...
Bahan Baku Plastik Langka, Indonesia Sibuk Cari Sumber Pasokan Alternatif ke 3 Negara
Rekomendasi
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Pernikahan Membuka Pintu...
Pernikahan Membuka Pintu Rezeki, Benarkah?
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Berita Terkini
Rakor dengan Pimpinan...
Rakor dengan Pimpinan BGN, Dasco Tegaskan DPR Awasi Ketat Program MBG agar Tepat Sasaran
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved