Jelang Muktamar NU, Keberanian KH Ali Maksum saat Menjadi Rais Aam PBNU Kembali Dikenang

Selasa, 21 Desember 2021 - 16:45 WIB
loading...
Jelang Muktamar NU,...
Mutasyar PWNU DIY, KH Asyhari Abta menceritakan tentang keberanian KH Ali Maksum saat menjadi Rais Aam PBNU. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Sejumlah nama diusung menjadi kandidat calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ( PBNU ) pada Muktamar ke-34 NU di Lampung, 22-23 Desember 2021. Ketiganya adalah KH Said Agil Siroj, KH Yahya Cholil Staquf, dan mantan Wakil Kepala BIN As'ad Said Ali.

Menariknya, ketiga kandidat adalah alumni Pondok Pesantren Krapyak Yogyakarta. Ponpes ini diasuh oleh KH Ali Maksum yang juga mantan Rais Aam PBNU.

Dalam pandangan Mutasyar PWNU DIY, KH Asyhari Abta, semua santri Krapyak pasti mengaku sangat dekat dengan Kiai Ali Maksum. Menurutnya, ada beberapa tipologi santri Krapyak. Pertama, santri Krapyak yang mengaji di pondok tapi sekolahnya di luar. Kedua, santri Krapyak yang tinggal di luar pondok tapi ikut mengaji di dalam pondok. Ketiga, ngaji dan tinggal di dalam pondok, juga sekolah di MTs dan MA di Ponpes Krapyak.

Baca juga: Jokowi-Ma'ruf Amin Dijadwalkan Hadiri Pembukaan Muktamar NU di Lampung Besok

"Yang paling tahu dan mengenal dengan ketiga kandidat dari Krapyak adalah teman-temannya ketika sama-sama menjadi santri, bagaimana ngajinya, bagaimana belajarnya," tutur Kiai Ashari di Yogyakarta, Selasa (21/12/2021).

Kiai Asyhari berpesan agar mencari pemimpin NU yang berbuat banyak untuk kemaslahatan umat, tidak memboncengi organisasi untuk kepentingan pribadi dan politik golongan.

Untuk hal ini, ia menceritakan tentang keberanian, integritas, dan visi keulamaan KH Ali Maksum ketika memikul amanah sebagai Rais Aam PBNU. Kiai Ali sangat berani ketika memaksa KH Idham Chalid untuk berhenti menjadi Ketua Umum Tanfidziyah PBNU. Idham Chalid adalah ketua PBNU terlama, menjabat sejak 1956-1984.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AHWA dan Masa Depan...
AHWA dan Masa Depan Kepemimpinan NU
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Kritik Menggema Jelang...
Kritik Menggema Jelang Muktamar, Warga NU Depok Soroti Tata Kelola PBNU
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Ma’shum: NU juga Butuh Tata Krama
Nahdlatul Ulama: Pesantren...
Nahdlatul Ulama: Pesantren dan Kedaulatan Masyarakat Sipil
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Lulus PMKNU, Gus Salam...
Lulus PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU
Rekomendasi
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Berita Terkini
Kuliah Umum di IPDN,...
Kuliah Umum di IPDN, Menko AHY Ajak Praja Taklukkan Tantangan Geografis Indonesia
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
4 Prajurit TNI Penyiram...
4 Prajurit TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Ajukan Banding
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Ubedilah Badrun Sebut...
Ubedilah Badrun Sebut Gerakan Mahasiswa Murni, Tidak Ditunggangi Kepentingan Politis
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved