Mahfud MD Sebut 448.000 Ormas di Indonesia Tunjukkan Negara Demokratis

Minggu, 19 Desember 2021 - 10:33 WIB
loading...
Mahfud MD Sebut 448.000...
Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Mahfud MD menyebutkan, sampai saat ini organisasi masyarakat (ormas) di Indonesia ada 448.000 ormas. Foto: MPI/Indra Purnomo
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyebut, sampai saat ini organisasi masyarakat (ormas) di Indonesia ada 448.000 ormas. Dengan angka demikian, menurutnya Indonesia merupakan negara yang demokratis.

Baca juga: Mahfud MD Sebut 2.000 Hunian Baru Akan Dibangun bagi Korban Erupsi Semeru

"Mungkin tidak banyak yang tidak tahu bahwa di Inonesia ini sekarang ada 448.000 ormas dan yang besar-besar dan banyak yang kecil-kecil," kata Mahfud MD dalam Muktamar IV Wahdah Islamiyah secara virtual, Minggu (19/12/2021).

Baca juga: Mahfud MD Pimpin Sholat Gaib untuk Korban Semeru dan Bawa Donatur Serahkan Bantuan

"Yang besar-besar ada seperti NU, Muhammadiyah, Wahdah Islamiyah, Nahdlatul Wathan, Persis, Washliyah, tapi juga banyak yang kecil-kecil kita tidak hafal namanya," tambahnya.

Mahfud MD menegaskan, artinya Indonesia demokratis, silakan mau berorganisasi, mau tidak ya boleh. Yang penting bersatu dalam satu tujuan apa yang disebut kalimatun sawa.

"Cari kesamaan di antara perbedaan agama, perbedaan ormas karena pasti ada kalimatun sawa itu. Misalnya, coba agama apa aliran apa yang setuju, bahwa pemimpin itu harus adil, agama apa setuju apa saja itu kalimatun sawa," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Kongres Luar Biasa KOWANI...
Kongres Luar Biasa KOWANI Pilih Yenny Wahid sebagai Ketua Umum Baru
KOWANI Gelar KLB, Upaya...
KOWANI Gelar KLB, Upaya Selamatkan Tata Kelola dan Integritas Organisasi
Profil Yakuza Maneges,...
Profil Yakuza Maneges, Organisasi Dakwah Bentukan Para Gus Pembela Kaum Marjinal
Mahfud MD Usul Ambang...
Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Nol Persen atau Pemberlakuan Fraksi Threshold
GKSR Gelar FGD Bahas...
GKSR Gelar FGD Bahas RUU Pemilu hingga Ambang Batas Parlemen, Undang Mahfud dan Uceng
Haji Ghoni Kembali Dipercaya...
Haji Ghoni Kembali Dipercaya Pimpin Forkabi
Atasi Kebocoran Data...
Atasi Kebocoran Data Ekspor, Mahfud MD Dorong Penguatan PT DSI
Kukuhkan Pengurus Pusat...
Kukuhkan Pengurus Pusat IKA-Boy Periode 2025-2029, Didik Haryadi Persatukan Perantau Boyolali
Rekomendasi
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved