Mahfud MD: 2.000 Hunian Baru Akan Dibangun bagi Korban Erupsi Semeru
Jum'at, 17 Desember 2021 - 18:26 WIB
loading...
Menko Polhukam Mahfud MD memastikan bahwa ribuan warga yang jadi korban dari erupsi Gunung Semeru perlu ditata sesegera mungkin. Foto/Instagram Mahfud MD
A
A
A
LUMAJANG - Menko Polhukam Mahfud MD memastikan bahwa ribuan warga yang jadi korban dari erupsi Gunung Semeru perlu ditata sesegera mungkin. Hal itu bertujuan agar para warga terhindar dari beragam berbagai kesulitan.
"Pemerintah perlu segera memindahkan mereka ke tempat yang lebih baik dan nyaman dengan berbagai fasilitas yang layak dan memenuhi standard kesehatan," ujar Mahfud dalam akun Instagram pribadinya, Jumat (17/12/2021). Baca juga: Gunung Semeru Bergolak, Awan Panas dan Aliran Lahar Bisa Capai 17 Km dari Puncak
Mahfud menjelaskan per hari ini, pemerintah telah menandai titik baru yang nantinya digunakan para pengungsi sebagai tempat baru. Adapun relokasi berempat di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.
"Kami menandai tempat relokasi dengan bersama-sama mengangkat cangkul," ucapnya.
Lebih lanjut dituturkan Mahfud, luas tanah dari tempat relokasi adalah 81,55 hektar. Dia menjelaskan nantinya di atas tanah tersebut akan dibangun sebanyak 2.000 unit hunian, baik itu sementara maupun permanen.
"Pemerintah perlu segera memindahkan mereka ke tempat yang lebih baik dan nyaman dengan berbagai fasilitas yang layak dan memenuhi standard kesehatan," ujar Mahfud dalam akun Instagram pribadinya, Jumat (17/12/2021). Baca juga: Gunung Semeru Bergolak, Awan Panas dan Aliran Lahar Bisa Capai 17 Km dari Puncak
Mahfud menjelaskan per hari ini, pemerintah telah menandai titik baru yang nantinya digunakan para pengungsi sebagai tempat baru. Adapun relokasi berempat di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.
"Kami menandai tempat relokasi dengan bersama-sama mengangkat cangkul," ucapnya.
Lebih lanjut dituturkan Mahfud, luas tanah dari tempat relokasi adalah 81,55 hektar. Dia menjelaskan nantinya di atas tanah tersebut akan dibangun sebanyak 2.000 unit hunian, baik itu sementara maupun permanen.
Lihat Juga :