Kemenkumham Bersama BIN Gelar Rapid Test Massal di Hari Pertama Kerja
Senin, 08 Juni 2020 - 18:26 WIB
loading...
Kemenkumham bekerja sama dengan BIN menggelar kegiatan rapid test dengan metode drive thru, Jakarta, Senin (8/6/2020). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kemenkumham bekerja sama dengan Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar kegiatan rapid test Covid-19 dengan metode drive thru. Kegiatan di lingkungan Kemenkum HAM, Kuningan, Jakarta Selatan ini digelar mulai Senin (8/6/2020) hingga Jumat (12/6/2020) nanti.
Direktur 24 BIN Brigadir Jenderal TNI Irwan Mulyana mengatakan, kegiatan ini dikhususkan untuk pegawai Kemenkumham dan masyarakat sekitar. Bagi yang ingin ikut rapid test, harus daftar secara online di www.kemenkumham.go.id. (Baca juga: Update Corona: Positif 32.033 Orang, 10.904 Sembuh dan 1.883 Meninggal )
“Dengan metode drive thru ini, pegawai dan masyarakat tetap di dalam kendaraan, mobil atau motor. Kemudian dilakukan tes oleh petugas medis,” kata Irwan di lokasi, Senin (8/6/2020).
Nantinya, apabila didapati peserta rapid test reaktif, akan dilanjutkan dengan pemeriksaan swab test. “Pemeriksaan swab test dilakukan dengan mobil laboratorium yang kami sediakan dari BIN,” ujarnya.
Kemenkumham dan BIN menyediakan kit rapid test sebanyak 200 per hari. Targetnya, ada 1.000 orang yang ikut rapid test.
Direktur 24 BIN Brigadir Jenderal TNI Irwan Mulyana mengatakan, kegiatan ini dikhususkan untuk pegawai Kemenkumham dan masyarakat sekitar. Bagi yang ingin ikut rapid test, harus daftar secara online di www.kemenkumham.go.id. (Baca juga: Update Corona: Positif 32.033 Orang, 10.904 Sembuh dan 1.883 Meninggal )
“Dengan metode drive thru ini, pegawai dan masyarakat tetap di dalam kendaraan, mobil atau motor. Kemudian dilakukan tes oleh petugas medis,” kata Irwan di lokasi, Senin (8/6/2020).
Nantinya, apabila didapati peserta rapid test reaktif, akan dilanjutkan dengan pemeriksaan swab test. “Pemeriksaan swab test dilakukan dengan mobil laboratorium yang kami sediakan dari BIN,” ujarnya.
Kemenkumham dan BIN menyediakan kit rapid test sebanyak 200 per hari. Targetnya, ada 1.000 orang yang ikut rapid test.
Lihat Juga :