Kasus Covid-19 di Empat Provinsi Naik, Pemerintah Kirim Tenaga Ahli

Senin, 08 Juni 2020 - 14:16 WIB
loading...
Kasus Covid-19 di Empat...
Pemerintah mengirimkan sejumlah tenaga ahli untuk membantu penanganan wabah di empat provinsi yang mengalami kenaikan kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir. Foto/SINDOnews
A A A
Pemerintah mengirimkan sejumlah tenaga ahli untuk membantu penanganan wabah di empat provinsi yang mengalami kenaikan kasus Covid-19 dalam sepekan terakhir. Keempat provinsi tersebut yaitu Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan dan Sumatera Selatan.

“Pemerintah pusat sesuai arahan Presiden Jokowi akan turut membantu mengatasi persoalan Covid-19 yang terjadi pada keempat provinsi tersebut. Di antaranya mengirim tenaga ahli yang akan melatih tim untuk melakukan tracking,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Senin (8/6/2020).

Saat berkunjung ke Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Minggu, 7 Juni 2020, Muhadjir mengungkapkan pemberlakuan tatanan normal baru atau new normal di 102 kabupaten/kota menandakan keberhasilan pemerintah dalam upaya menekan penyebaran kasus Covid-19. Karena itu, dia menegaskan pentingnya meningkatkan pemetaan kasus-kasus positif Covid-19. (Baca juga: Kategori OTG, Ini Kronologi Anggota Bawaslu Ratna Dewi Kena Corona)

Upaya itu mencakup pelacakan (tracking), penelusuran (tracing) dan pengujian (testing). Menurut dia, pemetaan itu harus terus dimaksimalkan guna mencegah semakin meluasnya wabah corona di empat provinsi tersebut. “Mohon ini agar betul-betul bisa tracking, tracing dengan melibatkan berbagai unsur terkait. Dalam melakukan testing melibatkan relawan medis dari mahasiswa dengan ilmu mikrobiologi molekuler. Saya yakin kalau kita bisa tuntaskan maka kasus Covid-19 di Kalsel,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan kepada Provinsi Kalimantan Selatan, pemerintah pusat juga memberikan bantuan dengan menambah dua alat polymerase chain reaction (PCR) untuk penanganan sampel swab Covid-19. Bantuan lainnya yaitu sembilan paket plasma convalescent unutk mengobati pasien yang sangat berat, empat unit ventilator oxygen concentrator, vitamin C dan alat pelindung diri (APD). (Baca juga: 1.015 WNI di Luar Negeri Terkonfirmasi Covid-19, 604 Sembuh)

Muhadjir pun mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, termasuk menghindari pertemuan-pertemuan tanpa adanya pemeriksaan yang ketat. “Perlu kita waspadai adalah sebenarnya pertemuan-pertemuan tertutup dan kemudian tidak adanya pemeriksaan yang ketat. Itulah yang harus kita antisipasi,” tandas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tersebut.

Imbauan itu dilontarkannya karena merujuk hasil penelitian Jepang bahwa penyebaran Covid-19 bukan hanya melalui ludah maupun lender, tetapi juga lewat nafas penderita Covid-19. Bahkan, di ruangan tertutup dan ber-AC, virus dapat hidup melayang-layang selama 20 menit di udara serta dapat menular dengan masuk ke dalam hidung, mulut, atau mata.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Satu Tahun Pemerintahan...
Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Melesat
Kompetisi Pemberdayaan...
Kompetisi Pemberdayaan Masyarakat, Kemenko PM Pilih 8 Tim Masuk Final Innovilleague 2025
Kemenko PMK Gaungkan...
Kemenko PMK Gaungkan Gerakan Satu Juta Beasiswa
Cegah Kelaparan, Gudang...
Cegah Kelaparan, Gudang Logistik Agandugume di Papua Tengah Diresmikan
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Tak Ada Penambahan Cuti Bersama Libur Natal dan Tahun Baru 2025
Puncak Arus Mudik Nataru...
Puncak Arus Mudik Nataru 24 Desember 2024, Arus Balik 2 Januari 2025
Polemik PBI JK, Pramono...
Polemik PBI JK, Pramono Pastikan Layanan Kesehatan Warga Tetap Tercover
Kemenko PM Libatkan...
Kemenko PM Libatkan Pelaku Ekonomi Kreatif Susun Program Berdaya Berusaha
Kemenko PM Dorong Lembaga...
Kemenko PM Dorong Lembaga Ekonomi Desa dan Ponpes Berkontribusi Entaskan Kemiskinan
Rekomendasi
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
NASA Temukan Sesuatu...
NASA Temukan Sesuatu yang Misterius saat Perubahan Waktu Siang ke Malam
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Indonesia Naik, Salah Satunya Mutasi Virus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved