Kemenko PMK Sebut Malaysia, Suriah, dan Oman Jadi Negara Tujuan TPPO
Senin, 15 Juli 2024 - 16:36 WIB
loading...
Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK, Woro Srihastuti Sulistyaningrum mengatakan, Malaysia, Suriah, dan Oman jadi negara terbanyak tujuan TPPO. Foto/SINDOnews/binti mufarida
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengungkapkan Malaysia menjadi negara terbanyak tujuan Tindak Pidana Perdagangan Orang ( TPPO ). Selain itu, negara Suriah dan Oman.
Hal itu disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK, Woro Srihastuti Sulistyaningrum dalam dialog Deputy Meet The Press di Kantor Kemenko PMK, Jakarta.
“Kalau kita lihat, dari mana korban TPPO ini berasal, paling banyak itu dari Malaysia, negara tetangga kita. Jadi ini yang juga menjadi catatan-catatan, karena mungkin paling dekat ya. Karena kita berbatasan langsung dengan Malaysia, sehingga mudah sekali yang namanya perdagangan orang itu terjadi, yang berikutnya adalah dari Suriah, Oman,” ungkapnya, Senin (15/7/2024).
Baca juga: Kemenko PMK: 698 WNI Menjadi Korban TPPO Sepanjang 2024, Terbanyak dari Riau
Woro mengatakan selama periode Januari hingga Juli 2024 sebanyak 698 Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi korban TPPO. Sementara, 2023 sebanyak 3.366 orang menjadi korban TPPO.
Hal itu disampaikan Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Anak, Perempuan, dan Pemuda Kemenko PMK, Woro Srihastuti Sulistyaningrum dalam dialog Deputy Meet The Press di Kantor Kemenko PMK, Jakarta.
“Kalau kita lihat, dari mana korban TPPO ini berasal, paling banyak itu dari Malaysia, negara tetangga kita. Jadi ini yang juga menjadi catatan-catatan, karena mungkin paling dekat ya. Karena kita berbatasan langsung dengan Malaysia, sehingga mudah sekali yang namanya perdagangan orang itu terjadi, yang berikutnya adalah dari Suriah, Oman,” ungkapnya, Senin (15/7/2024).
Baca juga: Kemenko PMK: 698 WNI Menjadi Korban TPPO Sepanjang 2024, Terbanyak dari Riau
Woro mengatakan selama periode Januari hingga Juli 2024 sebanyak 698 Warga Negara Indonesia (WNI) menjadi korban TPPO. Sementara, 2023 sebanyak 3.366 orang menjadi korban TPPO.
Lihat Juga :