Polisi Militer Selidiki Bentrok Dua Pasukan Elite TNI Marinir dan Raider di Batam
Selasa, 30 November 2021 - 09:13 WIB
loading...
Dispen Kormar Kolonel Mar Gugun Saeful Rachman menuturkan, Puspom TNI AL dan AD tengah melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap oknum prajurit yang terlibat bentrokan. Foto/tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Keributan yang melibatkan anggota Korps Marinir TNI AL dan Raider TNI AD pecah di Barelang, Batam, Kepulauan Riau pada Minggu, 28 November 2021. Insiden itu terekam kamera dan tersiar luas di media sosial melalui akun Twitter @yaniarsim.
Dari rekaman video berdurasi 30 detik, terlihat bentrok fisik antara dua pasukan elite TNI itu terjadi di sebuah jembatan yang tengah dipadati warga. Terdengar pula teriakan-teriakan dari para pria yang bergerak ke tengah jalan. Meski tidak terlihat secara jelas, namun tampak mereka tengah menyasar satu orang pria lain. Warga serta anak-anak yang ketakutan mencoba masuk ke dalam sebuah mobil untuk meninggalkan lokasi.
Baca juga: Mencekam Bentrok Marinir dengan Raider di Batam Terekam Video Amatir
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir (Dispen Kormar) Kolonel Mar Gugun Saeful Rachman menuturkan, Pusat Polisi Militer (Puspom) dari tiap-tiap matra tengah melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap oknum prajurit yang terlibat. "Untuk kasus ini, intinya semua penegasannya kita serahkan ke Polisi Militer, baik itu Pomal maupun Pomad," ujar Gugun ketika dihubungi, Selasa (30/11/2021).
Baca juga: Sempat Bentrok, Marinir Dan Raider di Batam Damai
Dari rekaman video berdurasi 30 detik, terlihat bentrok fisik antara dua pasukan elite TNI itu terjadi di sebuah jembatan yang tengah dipadati warga. Terdengar pula teriakan-teriakan dari para pria yang bergerak ke tengah jalan. Meski tidak terlihat secara jelas, namun tampak mereka tengah menyasar satu orang pria lain. Warga serta anak-anak yang ketakutan mencoba masuk ke dalam sebuah mobil untuk meninggalkan lokasi.
Baca juga: Mencekam Bentrok Marinir dengan Raider di Batam Terekam Video Amatir
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Penerangan Korps Marinir (Dispen Kormar) Kolonel Mar Gugun Saeful Rachman menuturkan, Pusat Polisi Militer (Puspom) dari tiap-tiap matra tengah melakukan pendalaman dan pemeriksaan terhadap oknum prajurit yang terlibat. "Untuk kasus ini, intinya semua penegasannya kita serahkan ke Polisi Militer, baik itu Pomal maupun Pomad," ujar Gugun ketika dihubungi, Selasa (30/11/2021).
Baca juga: Sempat Bentrok, Marinir Dan Raider di Batam Damai
Lihat Juga :