Mantan Menag Sebut 3 Tantangan Kehidupan Beragama di Indonesia
Selasa, 23 November 2021 - 14:55 WIB
loading...
Mantan Menag Lukman Hakim Saifuddin, menyebut ada tiga tantangan dalam kehidupan keagamaan di Indonesia. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) periode 2014-2019, Lukman Hakim Saifuddin, menyebut ada tiga tantangan dalam kehidupan keagamaan yang dihadapi bangsa Indonesia.
Tiga tantangan tersebut yaitu berkembangnya individu atau kelompok yang memiliki cara pandang ekstrem. Kemudian, berkembangnya klaim kebenaran atas tafsir keagamaan yang diiringi dengan pemaksaan kehendak, dan cara pandang yang gunakan dalil keagamaan untuk merusak ikatan kebangsaan.
Hal ini disampaikan dalam Seminar Plenary Session bertema 'Agenda Dunia PTKI: Merumuskan Metodologi Moderasi Beragama dalam Memahami Teks Keagamaan', Senin (22/11/2021).
Baca juga: Sentil MUI, BNPT Sebut Radikalisme Menyusup ke Lembaga Negara
Ketiga tantangan di atas, ditegaskan Lukman, dapat dijadikan titik pijak dalam merumuskan pendekatan moderasi beragama dalam memahami teks-teks keagamaan. Lukman berpandangan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) memiliki tanggung jawab yang tinggi dalam menyikapi persoalan di atas.
Tiga tantangan tersebut yaitu berkembangnya individu atau kelompok yang memiliki cara pandang ekstrem. Kemudian, berkembangnya klaim kebenaran atas tafsir keagamaan yang diiringi dengan pemaksaan kehendak, dan cara pandang yang gunakan dalil keagamaan untuk merusak ikatan kebangsaan.
Hal ini disampaikan dalam Seminar Plenary Session bertema 'Agenda Dunia PTKI: Merumuskan Metodologi Moderasi Beragama dalam Memahami Teks Keagamaan', Senin (22/11/2021).
Baca juga: Sentil MUI, BNPT Sebut Radikalisme Menyusup ke Lembaga Negara
Ketiga tantangan di atas, ditegaskan Lukman, dapat dijadikan titik pijak dalam merumuskan pendekatan moderasi beragama dalam memahami teks-teks keagamaan. Lukman berpandangan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) memiliki tanggung jawab yang tinggi dalam menyikapi persoalan di atas.
Lihat Juga :