G-20: Mediator Pembangunan Ekonomi

Selasa, 16 November 2021 - 23:51 WIB
loading...
G-20: Mediator Pembangunan...
Staf Khusus Menteri Keuangan RI, Prof Candra Fajri Ananda. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
Prof Candra Fajri Ananda
Staf Khusus Menteri Keuangan RI

PERTEMUAN G20 telah usai dilaksanakan seiring dengan ditutupnya KTT G-20 Roma. Sebagai forum ekonomi utama dunia, G-20 memiliki posisi strategis, karena mewakili sekitar 65% penduduk dunia, 79% perdagangan global, dan setidaknya 85% perekonomian dunia. G20 sendiri adalah kelompok yang terdiri 19 negara perekonomian besar di dunia plus Uni Eropa. Posisi strategis G-20 terutama dalam membangun kerja sama ekonomi yang saling menguntungkan sesama anggotanya. Jika terjadi perselisihan di antara anggota, Indonesia, misalnya bisa mengambil peran untuk menyelesaikan dalam upaya terciptanya perekonomian global yang adil, inklusif, dan berkelanjutan.

Pertemuan G20 di Italia membahas beberapa isu strategis mulai dari penguatan sistem perdagangan multilateral dan reformasi World Trade Organization (WTO), serta berbagai langkah konkret untuk kerja sama pemulihan ekonomi global pascapandemi. Pandemi Covid-19 yang dialami seluruh dunia saat ini, tidak hanya memberikan bencana kemanusiaan, tetapi juga telah memberikan tekanan berat bagi perekonomian dan keuangan global. Dalam era dunia yang saling terhubung, respons cepat dunia internasional, terutama mitigasi dampak pandemi secara bersama menjadi kunci percepatan penanganan. Selain itu, dengan memanfaatkan kesempatan belajar dari pengalaman negara lain dan memastikan distribusi vaksin yang lebih merata untuk penanganan pandemi yang lebih merata.

Selain itu, pertemuan G20 juga mengingatkan pentingnya kebijakan pembangunan pada lingkungan, dan penggunaan teknologi yang efisien dan inovatif untuk mewujudkan pembangunan yang lebih tangguh, berkelanjutan, dan lebih hijau, mengingat perubahan iklim yang sangat ekstrim saat ini telah menghancurkan hasil pembangunan yang dibangun bertahun-tahun hanya dalam sekejap.

Presidensi dan Kesepakatan G20
Setelah rampungnya pelaksanaan KTT G-20 di Italia, kini tongkat estafet kepemimpinan G20 beralih ke Indonesia. Sejarah baru bagi Indonesia memperoleh kesempatan memegang Presidensi G20 yang akan diselenggarakan pada 1 Desember 2021 hingga November 2022 mendatang. Ini adalah kali pertama bagi Indonesia menjadi tuan rumah KTT G20, sejak didirikannya perkumpulan tersebut pada 1999 silam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mahalnya Harga Stabilitas
Mahalnya Harga Stabilitas
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
Apakah Pengadilan Tengah...
Apakah Pengadilan Tengah Mengadili Metode Berpikir dr Tifa dan Roy Suryo?
Perubahan UU Pemilu:...
Perubahan UU Pemilu: Membangun Sistem Pemilu yang Demokratis, Berkeadilan, dan Berintegritas
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Dokter Tifa dan Roy...
Dokter Tifa dan Roy Suryo: Ujian bagi Kebangkitan Intelektual Publik?
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Riau Bhayangkara Run...
Riau Bhayangkara Run 2026 Ciptakan Efek Ekonomi Rp58,9 Miliar
Rekomendasi
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Video Baru Bongkar Insiden...
Video Baru Bongkar Insiden Final Piala Dunia 2026, Lisandro Martinez Diduga Pukul Gavi
Berita Terkini
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved