Kongres: Jembatan Hati Kader Muslimat

Sabtu, 22 Februari 2025 - 23:04 WIB
loading...
Kongres: Jembatan Hati...
Ketua PW Muslimat NU Kalimantan Selatan, Mariyatul Norhidayati Rahmah. FOTO/IST
A A A
Mariyatul Norhidayati Rahmah
Ketua PW Muslimat NU Kalimantan Selatan
Pengasuh Pusat Syiar dan Dakwah Al-Mahabbah Banjarmasin

KONGRES Muslimat NU di Surabaya kemarin menyisakan banyak kenangan. Kenangan tentang khidmah, kebersamaan, militansi, keteguhan, solidaritas, komitmen, dan cita-cita bersama. Menjadi tempat bagi kader Muslimat NU senusantara bahkan sedunia, untuk saling mengenal dan terhubung. Dalam bahasa Al-Qur'an disebut; "Lita'aarafu".

Dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, para kader berkumpul berdatangan secara sukarela. Mengusung visi dan panji bersama yakni kebesaran Muslimat, Nahdlatul Ulama, Nusa dan Bangsa. Sebagai pendidik, pembina bunga bangsa yang menunaikan tugas mulia, ibu-ibu Muslimat dengan tekun menyelesaikan satu demi satu rangkaian tugas organisasi. Berkumpul, berdiskusi, berdinamika, dan memilih kembali pemimpin organisasi.

Yang paling kuat dirasakan adalah ikatan batin yang tak bisa diukur hanya dengan sudut pandang kumpul-kumpul dan berserikat. Muslimat diikat oleh latar belakang kebudayaan, geneologi, sanad, dan ideologi yang satu. Ditambah lagi dengan peran sosok pemimpin yang selama ini menjadi kebanggaan dan simbol perekat antar kader dan seluruh anggota; Hj. Khofifah Indar Parawansa.

Ibu Khofifah bukan hanya Ketua Umum, tapi sudah selayaknya ibu bagi kami kader-kader Muslimat. Figur ulama perempuan, pemimpin, pembelajar, pendidik, penggerak, juga pengayom. Dengan segala prestasi dan capaian yang beliau torehkan baik di organisasi maupun di pemerintahan, tidak lantas menjadikan Ibu Khofifah sosok yang high profile. Namun sebaliknya, perangai yang santun dan down to earth menyatu dalam sikap dan laku beliau sehari-hari.

Lebih-lebih, kehadiran figur-figur kharismatik nan sejuk dan teduh turut melengkapi dan menyempurnakan kebahagiaan. Ada Bu Nyai Mahfuzhah Aly Ubaed, Bu Nyai Chisbiyah, Bu Nyai Masruroh, Bu Nyai Munjidah, Bu Nyai Siti Aniroh, Hajjah Nurhayati Said Agil Siradj, Hajjah Ulfah Masfufah, Hajjah Zannuba Arifah Chapsoh, dan tentu saja Hajjah Arifatul Choiri Fauzi Ketua PP Muslimat terpilih yang akan menjalankan roda organisasi, dinakhodai Ketua Umum Dewan Pembina Ibu Khofifah Indar Parawansa.

Begitu pula ibu-ibu pengurus, kader, dan anggota-anggota lain yang luar biasa. Komposisi yang insya Allah solid, kokoh, dan mencerminkan pesan dan spirit daripada hadits Nabi SAW; "al mu'minu lil mu'mini kal bunyaani yasyuddu ba'dhuhu ba'dha". Seorang mukmin dengan mukmin lainnya laiknya bangunan, saling menguatkan satu sama lain.

Hal ihwal tersebut di atas lah yang barangkali menjadikan forum dan suasana kongres begitu guyub dan bahkan mengharu biru. Tak terhitung berapa tetes tangis yang tumpah. Sebab semua kader merasakan, mengurus Muslimat adalah jihad yang harus dijalani dengan hati yang tulus ikhlas dalam menjalankan roda organisasi. Dengan segenap keikhlasan dan ketulusan itu lah panji Muslimat terus berkibar, dan suluh organisasi terus menyala di seluruh sudut negeri. Dalam rangka "Li i'laa i kalimatillaah, wa li iqaamati syarii'atih". Mengibarkan kalimat Allah dan menegakkan syariat-Nya.

Momentum kongres kemarin memang sudah selesai. Tapi pesan dan kesannya, tertancap dalam di sudut sanubari para kader dan anggota. Menjadi jembatan hati bagi terhubungnya konektifitas batin antar pengurus, antar kader, dan segenap keluarga besar Muslimat Nahdlatul Ulama.

Alhasil, semoga setiap jengkal proses yang dilalui di kongres kemarin, dengan segala dinamika, serba serbi, dan warna warni di dalamnya, semoga menjadi bekal bagi pengurus, kader, dan anggota Muslimat untuk berkontribusi lebih besar lagi di daerah masing masing.

Bulat air karena pembetung, bulat manusia karena mufakat. Hidup sekali moga beruntung, dengan iman kita beberkat.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Nasib Pengawas Sekolah...
Nasib Pengawas Sekolah di Ujung Tanduk?
Ruh Perlawanan dan Tanda-Tanda...
Ruh Perlawanan dan Tanda-Tanda Zaman
BPI Danantara: Peluang...
BPI Danantara: Peluang atau Tantangan untuk Pertumbuhan Ekonomi Indonesia?
Dari Deflasi menuju...
Dari Deflasi menuju Resesi: Lampu Kuning Ekonomi Indonesia
Ijtihad Tepuk Nyamuk:...
Ijtihad 'Tepuk Nyamuk': Logika Radikal-Terorisme
Gebrakan Efisiensi Anggaran...
Gebrakan Efisiensi Anggaran Prabowo-Gibran, Jantung Ekonomi Kerakyatan
Integritas
Integritas
Ekoteologi dan Puasa...
Ekoteologi dan Puasa Ramadan
Ketika Gen Z Memilih...
Ketika Gen Z Memilih Kabur Aja Dulu
Rekomendasi
Siapakah Lee Chan Hee?...
Siapakah Lee Chan Hee? The Idol Trainee yang Berkencan dengan Kim Sae Ron
Di Balik Layar The Dark...
Di Balik Layar The Dark Knight, Ketakutan Michael Caine pada Joker hingga Heath Ledger Meninggal Tragis
Donald Trump Siap Turunkan...
Donald Trump Siap Turunkan Tarif TikTok agar Cepat Terjual
Berita Terkini
Nasdem Hormati Keputusan...
Nasdem Hormati Keputusan Jokowi jika Bergabung dengan PSI
23 menit yang lalu
Prabowo Panggil Gubernur...
Prabowo Panggil Gubernur Lemhannas ke Istana, Ada Apa?
2 jam yang lalu
Kisah Ridwan Kamil Merancang...
Kisah Ridwan Kamil Merancang Masjid Raya Al-Jabbar hingga Klaim Bantuan ke NU Rp1 Triliun
3 jam yang lalu
Deretan Dirlantas Polda...
Deretan Dirlantas Polda yang Dimutasi Kapolri Jelang Idulfitri 2025, Berikut Ini Penggantinya
4 jam yang lalu
Nasib Pengawas Sekolah...
Nasib Pengawas Sekolah di Ujung Tanduk?
5 jam yang lalu
Revisi KUHAP, Kejagung...
Revisi KUHAP, Kejagung Harus Tetap Bernyali Sikat Koruptor
5 jam yang lalu
Infografis
Sama Seperti Alkohol,...
Sama Seperti Alkohol, Berikut Makanan yang Bisa Merusak Hati
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved