Peluang Ikan Nila Danau Toba Menjadi Primadona dan Komoditas Andalan Ekspor

Jum'at, 12 November 2021 - 10:42 WIB
loading...
A A A
Berdasarkan data BPS terdapat peningkatan ekspor ikan nila dari tahun 2017 hingga tahun 2020. Di masa pandemi tahun 2020 saja, nilai ekspor ikan nila naik sebesar 17,13% dari total nilai USD66,96 juta di tahun 2019 menjadi USD78,43 juta di tahun 2020.

Budidaya ikan nila terbesar di Indonesia ada di Danau Toba, Sumatera Utara menjadi wilayah produksi budidaya ikan nila terbesar dan memberi kontribusi hingga 91,66% dari total nilai ekspor ikan nila di Indonesia. Amerika Serikat menjadi salah satu negara tujuan ekspor ikan nila Danau Toba dengan volume mencapai 51,29% dari total volume ekspor. Selain Amerika Serikat, ekspor juga dilakukan ke beberapa negara lain, seperti Kanada, Belanda, Taiwan, Jerman, Singapura, Polandia, Belgia, Cina, Malaysia, Afrika Selatan, Thailand, dan UK.

Danau Toba menjadi salah satu tempat budidaya ikan nila dengan volume produksi yang besar. Di tahun 2020 saja, BPS mencatat produksi budidaya ikan nila di Danau Toba mencapai 80.941 ton dan memiliki nilai ekonomi total sebesar Rp3,5 triliun.

Tidak heran apabila ekspor ikan nila Danau Toba memberi kontribusi sebesar 21% untuk Produk Domestik Regional Bruto di wilayah Danau Toba, sementara sektor pariwisata baru memberi kontribusi sebesar 2%. Ikan nila Danau Toba memiliki potensi yang besar untuk menjadi komoditas ekspor yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Akan tetapi, perlu dibuat aturan yang tepat dan dilaksanakan dengan baik untuk memastikan bahwa budidaya ikan nila tidak merugikan lingkungan di sekitar Danau Toba. Pemeliharaan terhadap lingkungan menjadi sangat penting karena akan memberi efek timbal balik terhadap kualitas budidaya ikan.

Lingkungan yang alami, bersih, dan terjaga akan menghasilkan ikan yang sehat, penuh kandungan gizi. Sebaliknya, ketika lingkungan tercemar, kuantitas serta kualitas dari ikan yang dibudidayakan juga akan menurun. Jangan sampai, peluang untuk menjadi eksportir ikan nila gagal dan malah berujung pada kerusakan lingkungan.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Badan Gizi Nasional...
Badan Gizi Nasional dan Reduksi Orkestrasi Pemenuhan Gizi
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Kebangkitan Sepak Bola...
Kebangkitan Sepak Bola Asia: Pelajaran untuk Pembangunan Ekonomi
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Rekomendasi
Meta Menemukan Tambang...
Meta Menemukan Tambang Emas Baru
Sering Dibully karena...
Sering Dibully karena Kondisi Fisiknya, Debi Ceper Mengaku Tak Pernah Sakit Hati
12 Amalan Populer Hari...
12 Amalan Populer Hari Asyura 10 Muharam yang Dianjurkan Rasulullah SAW
Berita Terkini
Libatkan Publik Pilih...
Libatkan Publik Pilih Logo HUT ke-81 RI, Mensesneg: Simbol Kebangsaan Milik Bersama
Boni Hargens Sebut Presisi...
Boni Hargens Sebut Presisi Jadi Fondasi Transformasi Menyeluruh di Tubuh Polri
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Didakwa Terima Suap Uang dan Rumah, Total Rp4,8 M
Menkes Ungkap Ada Gap...
Menkes Ungkap Ada Gap Tinggi Penghasilan Dokter Spesialis: di Bone Rp3 Juta, di Mahakam Ulu Rp80 Juta
Istri Gus Yaqut Apresiasi...
Istri Gus Yaqut Apresiasi KPK Bantarkan Suaminya
Projo Ungkap Pesan Jokowi...
Projo Ungkap Pesan Jokowi di Kasus Roy Suryo dan Dokter Tifa, Apa Itu?
Infografis
Jalan Terjal dan Comeback-nya...
Jalan Terjal dan Comeback-nya Donald Trump Menjadi Presiden AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved