PKS Usulkan Presidential Threshold 10%

Kamis, 11 November 2021 - 10:05 WIB
loading...
PKS Usulkan Presidential...
Presiden PKS Ahmad Syaikhu. Foto/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Presiden Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) Ahmad Syaikhu mengusulkan agar ambang batas calon presiden atau presidential threshold diturunkan menjadi 10 persen. Diketahui, merujuk pada UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, ambang batas ini sebesar 20 persen.

"Ya usulan PKS kan waktu itu sekitar 10 persen ya untuk presidential threshold," kata Syaikhu saat ditemui di Kantor DPP PKS, Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2021).

Menurut dia, jika berkaca dengan kondisi Pilpres 2019 yang menggunakan ambang batas pencalonan sebesar 20 persen, hanya ada dua pasangan calon (paslon) yang memungkinkan tampil dalam pesta demokrasi ini. Syaikhu berpandangan, dua paslon itu justru akan berpengaruh juga terhadap stabilitas politik di Tanah Air. "Dampaknya adalah terjadinya keterbelahan di tengah masyarakat," ujarnya.

Baca juga: Mengapa Presidential Threshold Harus Dihapus?

Karena itu, dia meyakini usulan ambang batas itu akan mampu mengeliminasi potensi keterbelahan di tengah masyarakat. Sebab, jika ambang batas 10 persen hal itu akan membuka peluang untuk munculnya semakin banyak calon-calon pemimpin.

"Kita yakin kok bahwa tokoh-tokoh negeri ini juga banyak yang punya kemampuan dan penerimaan publiknya juga bagus ya. Cuma karena enggak bisa tampil karena tadi, enggak ada partai yang bisa mengusung, karena terhalang dengan presidential threshold yang terlalu tinggi," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PKS Tekankan Peran Perempuan...
PKS Tekankan Peran Perempuan dalam Penguatan Ekonomi Keluarga dan Nasional
PKS Perkuat Fundamental...
PKS Perkuat Fundamental Bangsa di Tengah Dinamika Global dan Nasional
Luncurkan Syiar Zulhijjah,...
Luncurkan Syiar Zulhijjah, PKS Tekankan Dampak Sosial dan Ekonomi Kurban
Lewat Forum IQRO, PKS...
Lewat Forum IQRO, PKS Perkuat Peran Solutif Hadapi Krisis Energi
Sudirman Said Ungkap...
Sudirman Said Ungkap Tiga Faktor yang Mengancam Keamanan Energi
Puncak Milad ke-24 PKS:...
Puncak Milad ke-24 PKS: Ruang Dialog Ketahanan Ekonomi, Pangan, dan Energi
Suhud Alynudin Ditetapkan...
Suhud Alynudin Ditetapkan Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta Gantikan Khoirudin
Suhud Alynudin Dikabarkan...
Suhud Alynudin Dikabarkan Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta Gantikan Khoirudin, Begini Respons PKS
Penanganan Bencana Sumatera,...
Penanganan Bencana Sumatera, PKS Apresiasi TNI-Polri, BNPB dan Basarnas
Rekomendasi
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
Timnas Indonesia Tekuk...
Timnas Indonesia Tekuk Timor Leste 3-0 di Piala AFF U-19 2026
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved