Sobary: Media Kurang All Out Awasi Penanganan Pagebluk Covid-19
Selasa, 30 Juni 2020 - 14:03 WIB
loading...
Budayawan Mohamad Sobary. Foto/ist
A
A
A
JAKARTA - Indonesia sedang menghadapi tantangan berat menanggulangi pandemi Covid-19 dan segala dampaknya. Masyarakat harus disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan sebagai bentuk pertanggungjawaban sebagai warga negara yang taat hukum dan aturan.
Budayawan Mohamad Sobary mengatakan kepatuhan dan segala tindakan masyarakat di tengah krisis ini akan menentukan masa depan. Pemerintah dan masyarakat harus bahu-membahu menyelesaikan masalah multidimensi ini.
“Tindakan kita menentukan banyak hal; hidup kita sendiri, hidup orang lain, perbaikan kondisi ekonomi, dan harapa terhadap hari esok yang lebih baik,” ujarnya kepada SINDOnews, Senin (29/6/2020) sore.
(Baca: Fungsi Media dan Metode Komunikasi Krisis)
Segala kebijakan dan tindak tanduk pemerintah perlu diawasi dan dikritik dengan parameter yang jelas. Dia mengatakan orang boleh tak suka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Akan tetapi, perasaan tak suka itu tidak boleh mengorbankan nasib dan hari depan Negara ini. Sobary menilai ada orang yang terlalu berlebihan dalam membenci mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
“Menebar fitnah, caci maki, dan memasang jerat politik untuk menjebak presiden dan bisa mengorbankan banyak pihak. Ini politik busuk yang keluar dari jiwa-jiwa yang juga busuk,” tegasnya.
Budayawan Mohamad Sobary mengatakan kepatuhan dan segala tindakan masyarakat di tengah krisis ini akan menentukan masa depan. Pemerintah dan masyarakat harus bahu-membahu menyelesaikan masalah multidimensi ini.
“Tindakan kita menentukan banyak hal; hidup kita sendiri, hidup orang lain, perbaikan kondisi ekonomi, dan harapa terhadap hari esok yang lebih baik,” ujarnya kepada SINDOnews, Senin (29/6/2020) sore.
(Baca: Fungsi Media dan Metode Komunikasi Krisis)
Segala kebijakan dan tindak tanduk pemerintah perlu diawasi dan dikritik dengan parameter yang jelas. Dia mengatakan orang boleh tak suka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Akan tetapi, perasaan tak suka itu tidak boleh mengorbankan nasib dan hari depan Negara ini. Sobary menilai ada orang yang terlalu berlebihan dalam membenci mantan Gubernur DKI Jakarta itu.
“Menebar fitnah, caci maki, dan memasang jerat politik untuk menjebak presiden dan bisa mengorbankan banyak pihak. Ini politik busuk yang keluar dari jiwa-jiwa yang juga busuk,” tegasnya.
Lihat Juga :