Stafsus Wakil Presiden Nilai Isu PCR Bermuatan Politis
Jum'at, 05 November 2021 - 13:44 WIB
loading...
A
A
A
"Justru logikanya, penurunan harga PCR akan merugikan perusahaan yang turut andil dalam membantu pemerintah memenuhi kebutuhan tracing dan testing. Lagi pula, kebijakan PCR bukan berada di ranah menteri BUMN, tapi berada di ranah Kemenkes,” ucapnya.
Pihaknya saat ini sedang mengerahkan upaya untuk menelusuri isu tersebut. Sebab, isu tersebut bisa membuat masyarakat antipati kepada pemerintah dan bisa berujung pada ledakan kasus Covid-19 gelombang ketiga.
“Saat ini tim investigasi sudah kami bentuk dan operasionalkan. Tunggu saja tanggal mainnya, kita akan buka siapa hantu blau di belakang isu ilusi reshuffle ini,” tegasnya.
Dia mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum usai walaupun kondisi kasusnya melandai. "Kerja sama dan soliditas stakeholder bangsa ini membuat penanganan pandemi relatif terkendali dengan korban berhasil ditekan seminimal mungkin," pungkasnya.
Pihaknya saat ini sedang mengerahkan upaya untuk menelusuri isu tersebut. Sebab, isu tersebut bisa membuat masyarakat antipati kepada pemerintah dan bisa berujung pada ledakan kasus Covid-19 gelombang ketiga.
“Saat ini tim investigasi sudah kami bentuk dan operasionalkan. Tunggu saja tanggal mainnya, kita akan buka siapa hantu blau di belakang isu ilusi reshuffle ini,” tegasnya.
Dia mengingatkan bahwa pandemi Covid-19 belum usai walaupun kondisi kasusnya melandai. "Kerja sama dan soliditas stakeholder bangsa ini membuat penanganan pandemi relatif terkendali dengan korban berhasil ditekan seminimal mungkin," pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :