RI Jadi Presidensi G20, PB HMI: Harus Berdampak ke Rakyat Indonesia
Senin, 01 November 2021 - 23:05 WIB
loading...
Ketua Umum PB HMI Raihan Ariatama optimistis atas terpilihnya Indonesia sebagai Presidensi G20. Diharapkan, memberi dampak positif bagi rakyat Indonesia. Foto/Antara/Willy Irawan
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Raihan Ariatama optimistis atas terpilihnya Indonesia sebagai Presidensi G20 . Diharapkan, memberi dampak positif bagi rakyat Indonesia.
Baca juga: Dukungan Berbagai Negara untuk Presidensi G20 Indonesia Tahun Depan
"PB HMI menyambut dengan harapan besar atas capaian Indonesia menjadi Presidensi G20 . Amanah ini bentuk pengakuan dunia terhadap keberhasilan pembangunan ekonomi Indonesia," kata Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Raihan Ariatama, Senin (1/11/2021).
Baca juga: Airlangga Sebut Pemimpin Dunia Dukung Indonesia di Presidensi G20
"Namun kami memberi catatan bahwa agenda ini jangan sekadar menjadi kegiatan simbolik. Melainkan memiliki dampak yang nyata terhadap perekonomian Indonesia yang saat ini masih berupaya pulih akibat terpaan Pandemi Covid-19," tambahnya.
Indonesia telah sah menerima estafet kepemimpinan G20 dari Italia, yang secara simbolis dilakukan dengan penyerahan palu dari Perdana Menteri Italia Mario Draghi ke Presiden Indonesia Joko Widodo pada sesi penutupan KTT G20 Roma yang berlangsung di La Nuvola pada Minggu, (31/11/2021).
Di Indonesia, KTT G20 rencananya akan berlangsung di Bali pada 30-31 Oktober 2022. "Presidensi G20 adalah kehormatan sekaligus momentum yang tepat bagi Indonesia untuk meningkatkan pembangunan ekonomi negara. Karena forum yang melibatkan negara-negara maju dan berkembang ini merupakan ajang untuk membahas prospek perdagangan dan investasi," paparnya.
Baca juga: Dukungan Berbagai Negara untuk Presidensi G20 Indonesia Tahun Depan
"PB HMI menyambut dengan harapan besar atas capaian Indonesia menjadi Presidensi G20 . Amanah ini bentuk pengakuan dunia terhadap keberhasilan pembangunan ekonomi Indonesia," kata Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) Raihan Ariatama, Senin (1/11/2021).
Baca juga: Airlangga Sebut Pemimpin Dunia Dukung Indonesia di Presidensi G20
"Namun kami memberi catatan bahwa agenda ini jangan sekadar menjadi kegiatan simbolik. Melainkan memiliki dampak yang nyata terhadap perekonomian Indonesia yang saat ini masih berupaya pulih akibat terpaan Pandemi Covid-19," tambahnya.
Indonesia telah sah menerima estafet kepemimpinan G20 dari Italia, yang secara simbolis dilakukan dengan penyerahan palu dari Perdana Menteri Italia Mario Draghi ke Presiden Indonesia Joko Widodo pada sesi penutupan KTT G20 Roma yang berlangsung di La Nuvola pada Minggu, (31/11/2021).
Di Indonesia, KTT G20 rencananya akan berlangsung di Bali pada 30-31 Oktober 2022. "Presidensi G20 adalah kehormatan sekaligus momentum yang tepat bagi Indonesia untuk meningkatkan pembangunan ekonomi negara. Karena forum yang melibatkan negara-negara maju dan berkembang ini merupakan ajang untuk membahas prospek perdagangan dan investasi," paparnya.
Lihat Juga :