Kemenag Bagikan Pengalaman Filantropi Indonesia dalam G20 Interfaith Forum di Brazil
Kamis, 29 Agustus 2024 - 13:59 WIB
loading...
Kemenag memaparkan pengelolaan dan pendistribusian filantropi di Indonesia dalam gelaran G20 Interfaith Forum (IF20) di Brasilia, Brazil, Selasa 20 Agustus 2024 lalu. Foto/Kemenag
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) memaparkan pengelolaan dan pendistribusian filantropi di Indonesia dalam gelaran G20 Interfaith Forum (IF20) di Brasilia, Brazil, Selasa 20 Agustus 2024 lalu. Dalam forum tersebut, Kemenag memaparkan berbagai best practice tata kelola zakat dan wakaf yang berhasil diterapkan di Indonesia.
Selain itu, dampaknya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam penanggulangan kemiskinan dan kelaparan. Kemenag mempresentasikan inisiatif yang telah dilaksanakan, antara lain Kampung Zakat, Kota Wakaf, KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat, dan Inkubasi Wakaf Produktif.
Baca juga: Lelang Mitra Kerja Haji, Ketua Pansus Benarkan Kemenag: Ya Betul, kalau Itu Betul
“Ketika di IF20, kami masuk di salah satu workstream terkait no poverty dan no hungry. Saya menyampaikan bagaimana dampak dari program berbasis zakat dan wakaf di Indonesia,” ujar Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf Kemenag, Muhibuddin dikutip, Kamis (29/8/2024).
Program Kampung Zakat, misalnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan dana zakat secara optimal. Program ini tidak hanya memberi bantuan material tetapi juga pelatihan keterampilan dan pengembangan ekonomi lokal, sehingga masyarakat dapat mandiri secara ekonomi.
Selain itu, dampaknya terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam penanggulangan kemiskinan dan kelaparan. Kemenag mempresentasikan inisiatif yang telah dilaksanakan, antara lain Kampung Zakat, Kota Wakaf, KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat, dan Inkubasi Wakaf Produktif.
Baca juga: Lelang Mitra Kerja Haji, Ketua Pansus Benarkan Kemenag: Ya Betul, kalau Itu Betul
“Ketika di IF20, kami masuk di salah satu workstream terkait no poverty dan no hungry. Saya menyampaikan bagaimana dampak dari program berbasis zakat dan wakaf di Indonesia,” ujar Kasubdit Edukasi, Inovasi, dan Kerja Sama Zakat dan Wakaf Kemenag, Muhibuddin dikutip, Kamis (29/8/2024).
Program Kampung Zakat, misalnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan dana zakat secara optimal. Program ini tidak hanya memberi bantuan material tetapi juga pelatihan keterampilan dan pengembangan ekonomi lokal, sehingga masyarakat dapat mandiri secara ekonomi.
Lihat Juga :