UI Siapkan 5 Kajian Kebijakan Sektor Penerbangan Pascapandemi Covid-19
Kamis, 04 Juni 2020 - 09:59 WIB
loading...
Universitas Indonesia. Foto/Istimewa
A
A
A
DEPOK - Universitas Indonesia (UI) bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dalam persiapan transportasi publik untuk menghadapi tatanan normal baru atau new normal pascapandemi Covid-19. Persiapan itu khususnya di bidang transportasi udara atau penerbangan.
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan pada Selasa (2/6/2020) melalui aplikasi Zoom dalam seminar bertajuk 'Kolaborasi Merespons Dampak Pandemi Covid-19 dan Strategi Recovery Pada Tatanan Kehidupan Normal Baru di Sektor Transportasi'.
Rektor UI Ari Kuncoro mengatakan, ada kecenderungan perubahan kebijakan publik yang dilakukan pemerintah dari kebijakan yang berfokus pada pencegahan dan penularan Covid-19, menjadi kebijakan yang berfokus pada penanganan dampak ekonomi pascapandemi.
"Kemenhub dalam hal ini dapat menjadi pelopor kenormalan baru, terutama dalam mengubah pola kebiasaan masyarakat dalam melakukan penerbangan. Regulasi standar kesehatan penerbangan perlu dikeluarkan, seperti penggunaan masker, physical distancing, serta regulasi untuk ke WC di dalam pesawat," katanya, Rabu (3/6/2020).
Menurutnya, untuk menghadapi kenormalan baru ini, diperlukan pendekatan multidisipliner yang sinergis serta sesuai dengan perkembangan realita di lapangan.
Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI Abdul Haris menambahkan, bentuk nyata dari kerja sama ini adalah policy brief dari masing-masing kelompok ahli UI yang akan menjadi pertimbangan Kemenhub dalam mengeluarkan kebijakan publik. "Ini adalah sebagian kecil dari upaya UI untuk berkontribusi terhadap pengambilan keputusan nasional, yang sangat dibutuhkan oleh para pemimpin bangsa," kata Haris. (Baca juga: New Normal dan Pemulihan Ekonomi ).
Dalam seminar ini, tim gabungan ahli UI yang diwakili oleh Ahmad Gamal (Direktur Inovasi UI) membawakan hasil penelitian tim gabungan yang berjudul 'Menyelamatkan Industri Penerbangan: Antisipasi Dampak, Prediksi Perubahan, & Butir Rekomendasi Kebijakan Selama dan Pasca Pandemi Covid-19'. Tim gabungan menyatakan bahwa di dalam normal baru, akan ada perubahan persepsi masyarakat terhadap perjalanan udara.
Penandatanganan kerja sama ini dilakukan pada Selasa (2/6/2020) melalui aplikasi Zoom dalam seminar bertajuk 'Kolaborasi Merespons Dampak Pandemi Covid-19 dan Strategi Recovery Pada Tatanan Kehidupan Normal Baru di Sektor Transportasi'.
Rektor UI Ari Kuncoro mengatakan, ada kecenderungan perubahan kebijakan publik yang dilakukan pemerintah dari kebijakan yang berfokus pada pencegahan dan penularan Covid-19, menjadi kebijakan yang berfokus pada penanganan dampak ekonomi pascapandemi.
"Kemenhub dalam hal ini dapat menjadi pelopor kenormalan baru, terutama dalam mengubah pola kebiasaan masyarakat dalam melakukan penerbangan. Regulasi standar kesehatan penerbangan perlu dikeluarkan, seperti penggunaan masker, physical distancing, serta regulasi untuk ke WC di dalam pesawat," katanya, Rabu (3/6/2020).
Menurutnya, untuk menghadapi kenormalan baru ini, diperlukan pendekatan multidisipliner yang sinergis serta sesuai dengan perkembangan realita di lapangan.
Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI Abdul Haris menambahkan, bentuk nyata dari kerja sama ini adalah policy brief dari masing-masing kelompok ahli UI yang akan menjadi pertimbangan Kemenhub dalam mengeluarkan kebijakan publik. "Ini adalah sebagian kecil dari upaya UI untuk berkontribusi terhadap pengambilan keputusan nasional, yang sangat dibutuhkan oleh para pemimpin bangsa," kata Haris. (Baca juga: New Normal dan Pemulihan Ekonomi ).
Dalam seminar ini, tim gabungan ahli UI yang diwakili oleh Ahmad Gamal (Direktur Inovasi UI) membawakan hasil penelitian tim gabungan yang berjudul 'Menyelamatkan Industri Penerbangan: Antisipasi Dampak, Prediksi Perubahan, & Butir Rekomendasi Kebijakan Selama dan Pasca Pandemi Covid-19'. Tim gabungan menyatakan bahwa di dalam normal baru, akan ada perubahan persepsi masyarakat terhadap perjalanan udara.
Lihat Juga :