Tak Ada Trah Soeharto, Mbak Tutut Didorong Kembali Bergabung ke Partai Golkar
Kamis, 02 Januari 2025 - 21:36 WIB
loading...
Siti Hardianti Hastuti Rukmana atau akrab disapa Mbak Tutut diharapkan bisa kembali bergabung ke Partai Golkar. Foto/SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Siti Hardianti Hastuti Rukmana atau akrab disapa Mbak Tutut diharapkan bisa kembali bergabung ke Partai Golongan Karya (Golkar). Pasalnya, tidak ada pengurus Partai Golkar yang berasal dari keluarga Soeharto.
Harapan ini disampaikan praktisi hukum dan pemerhati politik sosial dan budaya (Polsosbud) Agus Widjajanto. Harapan itu berdasarkan fenomena terkini, di mana tidak ada satupun pengurus teras Golkar dari keluarga Presiden Soeharto. Penggagas dan pendiri Partai Golongan Karya yang awalnya merupakan Sekber Golongan Karya yang dibentuk bersama dengan Soehardiman pada 20 Oktober 1964.
"Ada dorongan dari berbagai elemen masyarakat agar Mbak Tutut kembali berlabuh ke Golkar. Kita tahu jika Mbak Tutut itu tidak haus akan kekuasaan, tetapi dengan kembali ke Golkar tentu akan lebih mewarnai jalannya roda partai," kata Agus, Kamis (2/1/2024).
Baca juga: Di HUT Golkar, Prabowo Bicara Gubernur dan Bupati Dipilih melalui DPRD
Bergabungnya Mbak Tutut diharapkan akan lebih mewarnai partai berlambang pohon beringin dalam dinamika politik nasional. Apalagi, Mbak Tutut merupakan putra dari mantan Presiden Soeharto yang turut mendirikan Golkar dan berkuasa pada pemerintahan Orde Baru selama 32 tahun.
Harapan ini disampaikan praktisi hukum dan pemerhati politik sosial dan budaya (Polsosbud) Agus Widjajanto. Harapan itu berdasarkan fenomena terkini, di mana tidak ada satupun pengurus teras Golkar dari keluarga Presiden Soeharto. Penggagas dan pendiri Partai Golongan Karya yang awalnya merupakan Sekber Golongan Karya yang dibentuk bersama dengan Soehardiman pada 20 Oktober 1964.
"Ada dorongan dari berbagai elemen masyarakat agar Mbak Tutut kembali berlabuh ke Golkar. Kita tahu jika Mbak Tutut itu tidak haus akan kekuasaan, tetapi dengan kembali ke Golkar tentu akan lebih mewarnai jalannya roda partai," kata Agus, Kamis (2/1/2024).
Baca juga: Di HUT Golkar, Prabowo Bicara Gubernur dan Bupati Dipilih melalui DPRD
Bergabungnya Mbak Tutut diharapkan akan lebih mewarnai partai berlambang pohon beringin dalam dinamika politik nasional. Apalagi, Mbak Tutut merupakan putra dari mantan Presiden Soeharto yang turut mendirikan Golkar dan berkuasa pada pemerintahan Orde Baru selama 32 tahun.
Lihat Juga :