Mengenal M Rasjidi, Menteri Agama Pertama RI
Selasa, 26 Oktober 2021 - 18:46 WIB
loading...
A
A
A
Sejak saat itu, Rasjidi selalu menjadi daya tarik bagi Pemerintah Hindia Belanda karena ia bisa berceramah dengan bahasa Prancis, suatu hal yang unik dalam masyarakat Kolonial pada masa itu.
Baca juga: Menag Yaqut Buka Suara soal Polemik Kemenag Hadiah untuk NU
Pada 1938, Rasjidi pulang ke Tanah Air dan menikah. Dia mulai tertarik terjun ke dunia politik dan menjadi anggota Partai Islam Indonesia (1940). Di tahun yang sama, dia juga menjadi anggota Alliance Francaise (Perhimpunan Prancis) di Yogyakarta.
Menurut catatan Wikipedia, dalam Kabinet Sjahrir I (14 November 1945-12 Maret 1946), Rasjidi ditunjuk sebagai Menteri Negara (Urusan Agama).
Dikutip dari kemenag.go.id, Rasjidi diangkat oleh Presiden Soekarno sebagai Menteri Agama RI yang pertama. Dia adalah seorang ulama berlatar belakang pendidikan Islam modern dan di kemudian hari dikenal sebagai pemimpin Islam terkemuka dan tokoh Muhammadiyah.
Rasjidi saat itu adalah menteri tanpa portfolio dalam Kabinet Sjahrir. Dalam jabatan selaku menteri negara (menggantikan K.H. A. Wahid Hasjim), Rasjidi sudah bertugas mengurus permasalahan yang berkaitan dengan kepentingan umat Islam.
Selanjutnya, dalam Kabinet Sjahrir II (12 Maret 1946-2 Oktober 1946), Rasjidi kembali dipercaya menjadi Menteri Agama.
Johan Prasetya dalam buku Pahlawan-Pahlawan Bangsa yang Terlupakan (Penerbit Saufa, Agustus 2014) menuliskan, Rasjidi kemudian disibukkan dengan urusan diplomasi saat menjadi salah satu anggota delegasi RI yang dipimpin Haji Agus Salim pada Inter Asian Relation Conference di New Delhi, 23 Maret 1947.
Baca juga: Menag Yaqut Buka Suara soal Polemik Kemenag Hadiah untuk NU
Pada 1938, Rasjidi pulang ke Tanah Air dan menikah. Dia mulai tertarik terjun ke dunia politik dan menjadi anggota Partai Islam Indonesia (1940). Di tahun yang sama, dia juga menjadi anggota Alliance Francaise (Perhimpunan Prancis) di Yogyakarta.
Menurut catatan Wikipedia, dalam Kabinet Sjahrir I (14 November 1945-12 Maret 1946), Rasjidi ditunjuk sebagai Menteri Negara (Urusan Agama).
Dikutip dari kemenag.go.id, Rasjidi diangkat oleh Presiden Soekarno sebagai Menteri Agama RI yang pertama. Dia adalah seorang ulama berlatar belakang pendidikan Islam modern dan di kemudian hari dikenal sebagai pemimpin Islam terkemuka dan tokoh Muhammadiyah.
Rasjidi saat itu adalah menteri tanpa portfolio dalam Kabinet Sjahrir. Dalam jabatan selaku menteri negara (menggantikan K.H. A. Wahid Hasjim), Rasjidi sudah bertugas mengurus permasalahan yang berkaitan dengan kepentingan umat Islam.
Selanjutnya, dalam Kabinet Sjahrir II (12 Maret 1946-2 Oktober 1946), Rasjidi kembali dipercaya menjadi Menteri Agama.
Johan Prasetya dalam buku Pahlawan-Pahlawan Bangsa yang Terlupakan (Penerbit Saufa, Agustus 2014) menuliskan, Rasjidi kemudian disibukkan dengan urusan diplomasi saat menjadi salah satu anggota delegasi RI yang dipimpin Haji Agus Salim pada Inter Asian Relation Conference di New Delhi, 23 Maret 1947.
Lihat Juga :