SBY Disindir PDIP, Demokrat Ungkit Harun Masiku dan Juliari Batubara

Selasa, 26 Oktober 2021 - 02:04 WIB
SBY Disindir PDIP, Demokrat Ungkit Harun Masiku dan Juliari Batubara
Eks calon legislatif PDIP Harun Masiku dan Mantan Menteri Sosial Juliari Batubara. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Elite Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDIP ) dan Partai Demokrat saling serang. Pernyataan Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto yang menuding ada kecurangan masif pada pemilu era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ditanggapi Partai Demokrat.

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra membalasnya dengan mengungkit soal eks calon legislatif PDIP Harun Masiku yang kini masih buron. Adapun Harun Masiku telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga menyuap mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan.

"Kalau bahas-bahas kecurangan pemilu, jelas-jelas yang tertangkap tangan sedang menyuap komisioner KPU itu kan kader PDIP di Pemilu 2019. Apalagi, salah satu kadernya, Harun Masiku, masih buron sampai dengan saat ini. Kalau Pemilu 2009, tidak ada kasus seperti itu. Jangan memutarbalikkan fakta. Rakyat juga tahu," ujar Herzaky Mahendra Putra, Senin (25/10/2021).

Baca juga: Sindir SBY, PDIP Yakin Capres Tidak Bisa Berdasarkan Hasil Survei Semata

Selain itu, dia juga menyinggung kasus yang menjerat mantan Menteri Sosial Juliari Batubara . "Belum lagi kalau bahas-bahas bansos, jelas-jelas yang tertangkap basah korupsi bansos di kala pandemi, kan Juliari Batubara, kader PDIP. Bukan Demokrat," kata Herzaky.

Maka itu, dia meminta PDIP tidak menyebarkan tuduhan yang tidak berdasar. "Saran kami, mari kita isi ruang publik, dengan narasi-narasi positif berdasarkan data dan fakta, untuk ikut mengedukasi dan memberikan teladan untuk masyarakat. Jangan malah ikut-ikut menyebarkan tuduhan tak berdasar, apalagi kabar bohong dan fitnah,” pungkasnya.

(rca)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1586 seconds (10.177#12.26)