Hasil Survei, Elektabilitas Ganjar Alami Lonjakan 6 Persen

Rabu, 20 Oktober 2021 - 13:02 WIB
Hasil Survei, Elektabilitas Ganjar Alami Lonjakan 6 Persen
Elektabilitas Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden (Capres) 2024 kini sejajar. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Elektabilitas Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai Calon Presiden (Capres) 2024 kini sejajar. Padahal di survei-survei sebelumnya, Prabowo selalu lebih unggul.

Baca juga: Albertus Sumbogo Sebut Dukungan Nonstruktural terhadap Ganjar Sah-sah Saja

Kesejajaran elektabilitas kedua tokoh ini muncul dalam survei Litbang Kompas yang dirilis Oktober 2021. Di survei Litbang Kompas, Menhan Prabowo dan Ganjar seimbang dalam hal elektabilitas, yakni di angka 13,9 persen.

Baca juga: Ditegur DPP PDIP Gara-Gara Dukung Ganjar, Albertus Sumbogo: Semakin Ditekan, Kami Melawan



Peneliti Litbang Kompas, Yohan Wahyu menjelaskan, dari tiga nama calon presiden yang mempunyai elektabilitas teratas, hanya Ganjar Pranowo yang mengalami kenaikan. Kenaikan ini membuat posisi Ganjar sejajar dengan Prabowo.

"Jika dibandingkan survei April, elektabilitas Ganjar mengalami lonjakan 6 persen, sedangkan Prabowo 2,5 persen. Sementara Anies cenderung stagnan," kata Yohan, Rabu (20/10/2021).

Kandidat capres di bawah Prabowo dan Ganjar adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, dan eks Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Litbang Kompas juga merilis elektabilitas Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono yang mendapat angka 1,9 persen, hingga Ketua DPR RI Puan Maharani dengan elektabilitas di bawah 1 persen.

Survei digelar pada 26 September-9 Oktober 2021. Jumlah responden sebanyak 1.200 orang yang dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 34 provinsi Indonesia. Tingkat kepercayaan survei ini 95% dengan margin of error plus-minus 2,8%.
(maf)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2021 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2029 seconds (11.210#12.26)