Teknologi dan Kehidupan New Normal

Rabu, 03 Juni 2020 - 06:47 WIB
loading...
Teknologi dan Kehidupan...
Muhamad Ali, Pemerhati Human Capital. Foto/Dok. Pribadi
A A A
Muhamad Ali
Pemerhati Human Capital

KETIKA teknologi paging dengan alat pengirim pesan yang disebut pager (penyeranta) dikenalkan dan digunakan oleh masyarakat di kota-kota besar, pada saat itulah proses kerja dan komunikasi mengalami kondisi yang relatif baru. Orang yang memiliki perangkat tersebut dapat memperoleh informasi atau bisa dihubungi kapan saja melalui layanan pihak ketiga.

Teknologi seperti itu, pada zamannya, mula-mula dianggap sebagai pendorong produktivitas baru dalam manusia bekerja, berkomunikasi, dan berkoordinasi dengan manusia yang lainnya. Namun, pada akhirnya, sebagian penggunanya merasakan bahwa memiliki pager membuat dirinya terikat sepanjang hari selama 24 jam dengan urusan-urusan dan merasa tidak lagi memiliki waktu privasi yang membebaskannya dari serbuan informasi.

Ketika teknologi tersebut dengan cepat berubah menjadi alat komunikasi seluler yang lebih fleksibel, point-to-point, dalam arti komunikasi tidak harus melalui pihak ketiga, teknologi tersebut juga dianggap membawa kemajuan bagi manusia dan meningkatkan produktivitas baru dalam bekerja dan berkomunikasi satu sama lain.

Namun, jebakannya terhadap kehidupan privasi juga semakin dalam. Sebagian orang mengeluhkan bahwa telepon seluler menghilangkan ranah-ranah privasi yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. (Baca juga: Normal Baru dalam Bisnis dan Aktivitas Masyarakat )

Dalam hitungan kurang dari dua dekade, teknologi komunikasi seluler tersebut juga sudah mengalami lompatan-lompatan penting, baik dari sisi penampilan, fitur-fitur yang tersedia, sampai dengan jenis-jenis informasi yang bisa dikirimkan melalui perangkat tersebut. Warna layar yang tadinya hanya didominasi oleh gradasi hitam putih, berubah sangat cepat dengan kemampuan menampilkan warna hingga jutaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Ujian Kapasitas Negara,...
Ujian Kapasitas Negara, Bukan Sekadar Kasus Korupsi
Menata Demokrasi Produktif...
Menata Demokrasi Produktif untuk Kesejahteraan Lintas Generasi
Melembagakan ‘Otot’...
Melembagakan ‘Otot’ Diplomasi Prabowo
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Epstein Files Singgung...
Epstein Files Singgung Bill Gates dan Simulasi Pandemi, Benarkah Covid-19 Sengaja Dibuat?
Rekor! Pria Ini Terinfeksi...
Rekor! Pria Ini Terinfeksi Covid-19 selama 2 Tahun Nonstop
Rekomendasi
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
Bukan Hantu, Monster...
Bukan Hantu, 'Monster Pabrik Rambut' Sajikan Horor dari Dunia Kerja yang Melelahkan
Pendaftaran SPMB SD...
Pendaftaran SPMB SD Kota Bogor 2026 Mulai 8 Juni, Ini Syarat dan Cara Seleksinya
Berita Terkini
Tutup P3N 27, Gubernur...
Tutup P3N 27, Gubernur Lemhannas Tegaskan Pemimpin Nasional Harus Berintegritas, Adaptif, dan Visioner
Jejak Uang Rp366,7 Miliar...
Jejak Uang Rp366,7 Miliar ke Pegawai Imipas Bongkar Dugaan Pemerasan oleh Silmy Karim
Kejagung Tak Sita Motor...
Kejagung Tak Sita Motor Listrik Kasus Dugaan Korupsi di Badan Gizi Nasional, Ini Alasannya
Dadan Hindayana Cs Korupsi...
Dadan Hindayana Cs Korupsi Tata Kelola MBG, Noel: Memprihatinkan
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved