Bicara Transformasi Digital UMKM, Wishnutama Ingatkan RI Akan Hadapi Gelombang Disrupsi Kedua

Kamis, 07 Oktober 2021 - 15:40 WIB
loading...
Bicara Transformasi...
Prabu Revolusi, News Director Deputy MNC Group. Foto/Dok. Pribadi
A A A
Prabu Revolusi
News Director Deputy MNC Group

KETUA Dewan Pengarah ICCN, Wishnutama Kusubandio mengatakan, Indonesia harus berhati-hati karena akan menghadapi gelombang disrupsi kedua (second wave disruption). Menurutnya, pandemi telah mengakselerasi inovasi teknologi digital jauh lebih cepat karena masyarakat sangat bergantung pada teknologi untuk menjalankan aktivitasnya.

Gelombang disrupsi kedua adalah kelanjutan fenomena disrupsi yang sebelumnya terjadi lewat e-commerce dan transportasi online. Kali ini, Indonesia harus hati-hati, dengan hadirnya teknologi 5G, sektor-sektor seperti kesehatan, pendidikan, dan keuangan akan menjadi sektor-sektor baru yang akan terdisrupsi menjadi healthtech, fintech, edutech, dan seterusnya.
Bicara Transformasi Digital UMKM, Wishnutama Ingatkan RI Akan Hadapi Gelombang Disrupsi Kedua

Ketua Dewan Pengarah ICCN, Wishnutama Kusubandio. Foto/Dok. Pribadi

Berbicara dalam acara penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenKopUKM) dan PT MNC Investama Tbk (BHIT dan MNC Group), Rabu, 07 Oktober, 2021, Mantan Menparekraf RI ini menyebutkan bahwa kontribusi ekonomi digital di Indonesia akan mencapai Rp4.500 triliun. “Tapi jangan senang dulu. Dari angka segitu, pertanyaan kita, berapa banyak yang dinikmati bangsa kita sendiri? Jangan-jangan sebagian besar lagi keluar,” ujarnya.

Gelombang disrupsi kedua ini juga akan “mematikan” lebih dari 23 juta pekerja di Indonesia karena akan tergantikan oleh automation. Kesiapan Indonesia dipertaruhkan apakah bangsa ini akan jadi tukang saja di negeri sendiri atau menjadi tuan rumah digital.

Komisaris Utama Telkomsel ini juga menyebutkan akan ada 40 juta lapangan kerja baru terkait digital di gelombang disrupsi kedua ini. Namun masalahnya harus dipastikan agar bangsa Indonesia yang mengisinya, bukan bangsa lain yang bekerja di negeri kita.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Ketika Bumi Berhenti...
Ketika Bumi Berhenti Bersabar
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Marketplace kian ‘Sesak’,...
Marketplace kian ‘Sesak’, Momentum Baru bagi Pertumbuhan Bisnis Mandiri
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Rekomendasi
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Jangan Libatkan Anak...
Jangan Libatkan Anak dalam Konflik Perceraian, Ini Pesan Buya Yahya untuk Orang Tua
Berita Terkini
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Infografis
Bertahan Saat Pandemi...
Bertahan Saat Pandemi dengan Meningkatkan Literasi Digital UMKM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved