Sisa-sisa Komunisme di Mutiara Danube

Kamis, 30 September 2021 - 19:57 WIB
loading...
A A A
Dikutip dari berbagai literatur, Hongaria punya sejarah yang panjang. Pernah menjadi bagian dari kekuasaan Ottoman, menjadi Kekaisaran Austro-Hongaria dan di bawah rezim komunis sebelum akhirnya saat ini bergabung menjadi bagian dari Uni Eropa.

Peristiwa politik yang bergelimang darah dan jatuh bangunnya beragam rezim sempat mewarnai sejarah Hongaria. Seperti holocaust (pembunuhan orang-orang yahudi) pada saat penerapan undang-undang anti Semit, revolusi 1956 yang bergelimang darah dan sebagainya.

Kekuasaan represif dan otoriter berlangsung juga pada era rezim komunis. Selama kekuasan rezim komunis dan pada era perang dingin, Hongaria menjadi bagian dari Blok Timur, anggota Pakta Warsawa dan berkiblat ke Uni Soviet. Sejalan dengan runtuhnya komunisme dan bubarnya Uni Soviet, Hongaria kemudian menyatu dengan negara-negara Barat lainnya dalam rengkuhan kapitalisme.

Baca juga: Nih Sekelumit Sejarah Komunisme hingga Masuk ke Indonesia

Kita juga punya jejak sejarah panjang. Dalam fase atau peristiwa tertentu juga berselimut darah. Namun bedanya, di Hongaria, peristiwa politik berdarah itu tidak dituturkan dari generasi ke generasi dalam narasi dendam. Apalagi sampai pada pembelahan masyarakat melalui institusionalisasi orde, labelisasi tahanan politik dan kebijakan diskriminatif.

Di Hongaria, situasinya relatif sama dengan negara-negara eks komunis di Eropa yang beralih ideologi ke kapitalisme seperti Ceko atau Slovakia. Tidak ada ketakutan terhadap komunisme. Tidak ada pula yang mengkonstruksi komunisme dalam narasi sebagai bahaya laten. Apalagi sampai punya ritual tahunan tentang kebangkitan komunisme.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Transformasi Polri di...
Transformasi Polri di Tengah Era Disrupsi Digital
Tantangan Tata Kelola...
Tantangan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Ketahanan Nasional
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Satu Dekade Laut China...
Satu Dekade Laut China Selatan: Stabilitas Kawasan Ketimbang Kontestasi
Iran, Teokrasi Islam...
Iran, Teokrasi Islam dan Pelajaran bagi Dunia Islam
TNI di Kejaksaan: Antara...
TNI di Kejaksaan: Antara Persepsi Backing, Kepastian Hukum, dan Konsolidasi Negara
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
PM Hungaria Magyar Peringatkan...
PM Hungaria Magyar Peringatkan Netanyahu akan Ditangkap
Viktor Orban Tumbang,...
Viktor Orban Tumbang, Netanyahu dan Trump Kehilangan Sekutu Dekat di Eropa
Rekomendasi
Purbaya Tepis Main-main...
Purbaya Tepis Main-main soal Tarik Ulur Dana SAL Rp400 Triliun di Bank BUMN
3 Pelaku Pembobolan...
3 Pelaku Pembobolan Bank Jambi Senilai Rp144,82 Miliar Jadi Tersangka
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
Berita Terkini
KPK Sita Uang-Perhiasan...
KPK Sita Uang-Perhiasan usai Geledah Rumah Dinas Bupati dan Kantor Dinas Kabupaten Sukoharjo
TKBM Pelabuhan Ungkap...
TKBM Pelabuhan Ungkap Platform Digital Dermaga Atasi Masalah Bongkar Muat
Pemerintah Bakal Batasi...
Pemerintah Bakal Batasi Konten LGBT, Aturan Teknis Masih Disiapkan
Prabowo Kumpulkan Menteri...
Prabowo Kumpulkan Menteri hingga Kepala Lembaga ke Istana, Ada Apa?
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Wakaf, BWI Dorong Sertifikasi Nazir secara Masif
Program Mandatori B50...
Program Mandatori B50 Wujudkan Swasembada Energi
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved