Di Tengah Ujian Pandemi, Pancasila Penggerak Bangsa Lewati Masa Sulit
Selasa, 02 Juni 2020 - 08:11 WIB
loading...
Ketua DPR Puan Maharani selaku pembaca teks Undang-Undang Dasar 1945 mengikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yangdipimpin Presiden Joko Widodo dari Istana Bogor secara virtual dari kediamannya di Jakarta, kemarin. Foto/Koran SINDO/Yulianto
A
A
A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 yang tengah melanda saat ini menguji daya juang, pengorbanan, kedisiplinan, dan kepatuhan bangsa Indonesia. Wabah ini juga menguji ketenangan pemimpin bangsa dalam mengambil langkah kebijakan yang cepat dan tepat.
Di tengah ujian berat seperti ini, bangsa Indonesia beruntung karena memiliki Pancasila sebagai ideologi negara. Nilai-nilai Pancasila tetap hadir di tengah masyarakat, menggerakkan persatuan seluruh bangsa dalam mengatasi semua tantangan. “Dalam menghadapi semua ujian tersebut, kita bersyukur bahwa Pancasila tetap menjadi bintang penjuru untuk menggerakkan kita semuanya,” kata Presiden Joko Widodo saat memberikan amanat dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual kemarin.
Presiden mengatakan, Pancasila telah menggerakkan rasa kepedulian masyarakat untuk saling berbagi mengatasi kesulitan. Juga memperkokoh persaudaraan dan kegotong-royongan untuk meringankan beban seluruh anak negeri serta menumbuhkan daya juang masyarakat dalam menghadapi setiap kesulitan dan tantangan yang dihadapi. (Baca: Hari Lahir Pancasila, Anies Baswedan: Tugas Kita Pastikan Hadirnya Keadilan Sosial)
Pada kesempatan itu Jokowi juga menekankan bahwa tantangan yang dihadapi tahun ini tidak mudah. Bahkan, dia menyebut situasi yang sulit ini masih akan dihadapi hingga tahun depan. Situasi tersebut memerlukan daya juang dan kerja keras agar bangsa ini mampu melewati masa-masa sulit.
Jokowi mengingatkan, kesulitan yang dialami Indonesia akibat Covid-19 juga terjadi pada 215 negara lain di dunia. Dalam situasi berat ini semua negara tengah berlomba-lomba menjadi pemenang. “Menjadi pemenang dalam pengendalian virus maupun menjadi pemenang dalam pemulihan ekonomi,” paparnya.
Di tengah ujian berat seperti ini, bangsa Indonesia beruntung karena memiliki Pancasila sebagai ideologi negara. Nilai-nilai Pancasila tetap hadir di tengah masyarakat, menggerakkan persatuan seluruh bangsa dalam mengatasi semua tantangan. “Dalam menghadapi semua ujian tersebut, kita bersyukur bahwa Pancasila tetap menjadi bintang penjuru untuk menggerakkan kita semuanya,” kata Presiden Joko Widodo saat memberikan amanat dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila secara virtual kemarin.
Presiden mengatakan, Pancasila telah menggerakkan rasa kepedulian masyarakat untuk saling berbagi mengatasi kesulitan. Juga memperkokoh persaudaraan dan kegotong-royongan untuk meringankan beban seluruh anak negeri serta menumbuhkan daya juang masyarakat dalam menghadapi setiap kesulitan dan tantangan yang dihadapi. (Baca: Hari Lahir Pancasila, Anies Baswedan: Tugas Kita Pastikan Hadirnya Keadilan Sosial)
Pada kesempatan itu Jokowi juga menekankan bahwa tantangan yang dihadapi tahun ini tidak mudah. Bahkan, dia menyebut situasi yang sulit ini masih akan dihadapi hingga tahun depan. Situasi tersebut memerlukan daya juang dan kerja keras agar bangsa ini mampu melewati masa-masa sulit.
Jokowi mengingatkan, kesulitan yang dialami Indonesia akibat Covid-19 juga terjadi pada 215 negara lain di dunia. Dalam situasi berat ini semua negara tengah berlomba-lomba menjadi pemenang. “Menjadi pemenang dalam pengendalian virus maupun menjadi pemenang dalam pemulihan ekonomi,” paparnya.
Lihat Juga :