Pandemi Covid-19 Belum Selesai, Yuri: Kita Harus Bangkit, Tetap Produktif

Senin, 01 Juni 2020 - 22:05 WIB
loading...
Pandemi Covid-19 Belum...
Juru Bicara Pemerintah Penanganan virus Corona (Covid-19), Achmad Yurianto menegaskan pandemi Covid-19 belum selesai. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah Penanganan virus Corona (Covid-19) , Achmad Yurianto menegaskan pandemi Covid-19 belum selesai. Dia pun mengajak masyarakat untuk bangkit dengan tetap melakukan produktivitas namun tetap aman dari Covid-19.

“Kita pahami bersama bahwa pandemi Covid-19 belum selesai. Oleh karena itu kita harus mulai menata kembali kehidupan kita. Tidak lagi kita berasumsi untuk menyerah pada kondisi. Namun kita harus bangkit bersama-sama bergotong-royong untuk kemudian bisa produktif kembali di tengah situasi pandemi Covid-19 ini. Karena ini lah yang paling bijak yang harus kita lakukan di tengah-tengah pandemi Covid-19 ini,” kata Yuri di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta (1/6/2020). (Baca juga: Update Corona 1 Juni 2020: 26.940 Orang Positif, 7.637 Sembuh, dan 1.641 Meninggal Dunia)

Mau tidak mau, kata Yuri masyarakat saat ini harus melakukan perubahan pada perilaku keseharian. Karena bahwa disadari sepenuhnya bahwa pandemi Covid-19 ini masih belum berakhir. Apalagi hingga saat ini, para ahli di seluruh dunia masih berusaha keras untuk bisa mendapatkan dan menemukan antivirusnya. “Oleh karena itu sepanjang proses ini masih belum bisa diselesaikan, maka kita tidak akan duduk diam, untuk kemudian tidak produktif di dalam kondisi pandemi ini,” ajak Yuri. (Baca juga: Update, 973 WNI di Luar Negeri Terkonfirmasi Covid-19)

Secara bertahap, kata Yuri masyarakat harus melakukan adaptasi ini. “Maksudnya adalah bagaimana upaya kita untuk untuk tidak tertular Covid-19. Kita pahami bersama bahwa Covid-19 ini penyakit yang disebabkan oleh virus dan menularkan dari yang membawa virus ini kepada orang lain yang rentan,” kata Yuri.

Selain itu, Yuri juga menjelaskan mekanisme penularan Covid-19 bisa secara langsung yaitu melalui percikan droplet dari orang yang sakit yang di dalam tubuhnya banyak mengandung virus. Kemudian jauh terhirup atau mengenai langsung kepada orang yang rentan, melalui saluran pernapasannya. “Sehingga kemudian virus ini akan tumbuh dan menyebabkan orang tersebut menjadi sakit,” jelasnya.

Bahkan, penularan bisa dengan cara tidak langsung yakni melalui benda yang ada di sekitar. Kemudian tercemar oleh orang dimana tidak sadar orang lain menyentuhnya dan kemudian terjadi pemindahan dari benda itu ke tangan. Kemudian orang itu mengusap hidung, mulut atau mengusap mata sehingga terjadi proses penularan.

“Oleh karena itu mekanisme inilah yang harus kita pahami hanya dengan kemudian kita merubah perilaku yang bertujuan untuk mencegah terjadinya penularan inilah maka kita bisa mencegahnya,” ungkap Yuri.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Jokowi Segera...
Presiden Jokowi Segera Cabut Status Pandemi Covid-19
Menko PMK: Pasien Covid-19...
Menko PMK: Pasien Covid-19 Kini Ditanggung BPJS Kesehatan
SDGs Kesehatan dan Litbang
SDGs Kesehatan dan Litbang
Dokter Reisa Ungkap...
Dokter Reisa Ungkap Penyebab Kasus Covid-19 Naik Pesat
Kemenkes Minta Masyarakat...
Kemenkes Minta Masyarakat Waspadai Subvarian Baru Omicron
Menko PMK Sebut Covid-19...
Menko PMK Sebut Covid-19 Peringkat 14 Penyebab Kematian di Indonesia
Satu Lagi Varian Baru...
Satu Lagi Varian Baru Virus Corona Bikin Was-was Ahli Kesehatan
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
8 Virus yang Berpotensi...
8 Virus yang Berpotensi Menyebabkan Pandemi, Ancaman bagi Kesehatan Global
Rekomendasi
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Berita Terkini
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
1 Lagi Calon Manajer...
1 Lagi Calon Manajer Kopdes Merah Putih Meninggal Dunia saat Latsarmil, Total 3 Orang
Infografis
5 Cara Mencegah Lonjakan...
5 Cara Mencegah Lonjakan Covid-19 di Momen Libur Nataru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved