Usai Lakukan Efisiensi, KPU Ajukan Anggaran 2022 Sebesar Rp8 Triliun

loading...
Usai Lakukan Efisiensi, KPU Ajukan Anggaran 2022 Sebesar Rp8 Triliun
Ketua KPU Ilham Saputra mengatakan, telah mengajukan kebutuhan anggaran 2022 untuk tahapan pemilu sebesar Rp8 triliun ke Komisi II DPR.
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengajukan kebutuhan anggaran 2022 sebesar Rp8 triliun ke Komisi II DPR. Besaran anggaran tersebut merupakan hasil efisiensi yang dilakukan KPU.

Ketua KPU RI Ilham Saputra menyampaikan jumlah ini merupakan hasil pencermatan sebagaimana kesimpulan Rapat Dengar Pendapat (RDP) pada 16 September 2021, agar KPU melakukan efisiensi anggaran.Dia mengatakan, sebelum pencermatan dilakukan total kebutuhan anggaran yang diusulkan sebesar Rp13.295.842.682.000.

"Nah sesudah pencermatan itu ada Rp8.061.085.734.000," kata Ilham dalam paparannya di ruang rapat Komisi II DPR, Kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (21/9/2021). Baca juga: Wakil Ketua DPR Harap KPU Meminimalisir Anggaran Pemilu 2024

Jumlah ini merupakan gabungan antara pagu anggaran 2022 dengan usulan kekurangan anggaran 2022. Dimana, pagu anggaran sebagaimana surat bersama Menteri Keuangan dan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/ Kepala Bappenas, KPU mengajukan sebesar Rp2.452.965.805.000. Sementara, KPU mengajukan kekurangan anggaran sebesar Rp5.608.119.929.000. Baca juga: KPU Bakal Gunakan Sipol untuk Pendaftaran Parpol di Pemilu 2024



Ilham menyatakan, angka ini merupakan hasil pencermatan sebagaimana hasil kesimpulan RDP pada pekan lalu. "Sebelum pencermatan, usulan kekurangan anggaran sebesar Rp10.842.876.877.000," ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, KPU membutuhkan anggaran Rp13,2 triliun untuk melaksanakan tahapan Pemilu di 2022.
(cip)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top