Mengenal Sosok Napoleon Bonaparte, dari Kasus Djoko Tjandra hingga Aniaya Muhammad Kece
Senin, 20 September 2021 - 05:31 WIB
loading...
Sosok Irjen Pol Napoleon Bonaparte kembali mencuri perhatian publik. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Sosok Irjen Pol Napoleon Bonaparte kembali mencuri perhatian publik. Jenderal polisi terpidana kasus suap Djoko Tjandra ini melakukan penganiayaan terhadap tersangka penistaan agama Muhammad Kosman alias Muhammad Kece, di Rutan Mabes Polri.
Dari foto yang diterima SINDOnews, wajah Muhammad Kece terlihat lebam diduga akibat dari penganiayaan itu. Mengenakan kaos berwarna hijau, mata sebelah kiri Muhammad Kece tampak membengkak.
Bahkan, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi menyebut, Muhammad Kece tidak hanya mengalami penganiayaan fisik, tetapi juga mendapat perlakuan kurang baik lainnya dari Napoleon Bonaparte. Dia mengungkapkan Muhammad dilumuri kotoran oleh Napoleon Bonaparte.
Baca juga: Ini Penampakan M Kece Usai Dihajar Napoleon Bonaparte, Wajahnya Lebam
Napoleon Bonaparte sebenarnya perwira Polri yang memiliki karier cukup cemerlang. Napoleon Bonaparte merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1988. Pria kelahiran 26 November 1965 ini sangat berpengalaman dalam bidang reserse.
Ia memulai karier sebagai perwira Polri ketika diangkat menjadi Kapolres Ogan Komering Ulu pada tahun 2006. Dari situ, karier Napoleon Bonaparte semakin melesat. Tak butuh waktu lama, ia sudah menduduki posisi Wakil Direktur Reskrim Polda Sumatera Selatan pada tahun 2008.
Setahun kemudian, ia dilantik menjadi Direktur Reskrim Polda DIY. Dua tahun kemudian Napoleon Bonaparte ditarik ke Mabes Polri. Di Trunojoyo 3, Napoleon Bonaparte mengawali karier sebagai Kasubdit III Dittipidum Bareskim Polri pada tahun 2011.
Dari foto yang diterima SINDOnews, wajah Muhammad Kece terlihat lebam diduga akibat dari penganiayaan itu. Mengenakan kaos berwarna hijau, mata sebelah kiri Muhammad Kece tampak membengkak.
Bahkan, Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi menyebut, Muhammad Kece tidak hanya mengalami penganiayaan fisik, tetapi juga mendapat perlakuan kurang baik lainnya dari Napoleon Bonaparte. Dia mengungkapkan Muhammad dilumuri kotoran oleh Napoleon Bonaparte.
Baca juga: Ini Penampakan M Kece Usai Dihajar Napoleon Bonaparte, Wajahnya Lebam
Napoleon Bonaparte sebenarnya perwira Polri yang memiliki karier cukup cemerlang. Napoleon Bonaparte merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1988. Pria kelahiran 26 November 1965 ini sangat berpengalaman dalam bidang reserse.
Ia memulai karier sebagai perwira Polri ketika diangkat menjadi Kapolres Ogan Komering Ulu pada tahun 2006. Dari situ, karier Napoleon Bonaparte semakin melesat. Tak butuh waktu lama, ia sudah menduduki posisi Wakil Direktur Reskrim Polda Sumatera Selatan pada tahun 2008.
Setahun kemudian, ia dilantik menjadi Direktur Reskrim Polda DIY. Dua tahun kemudian Napoleon Bonaparte ditarik ke Mabes Polri. Di Trunojoyo 3, Napoleon Bonaparte mengawali karier sebagai Kasubdit III Dittipidum Bareskim Polri pada tahun 2011.
Lihat Juga :