Jelang COP Glasgow, Menteri LHK Berharap Kepentingan Indonesia Diakomodasi
Sabtu, 11 September 2021 - 12:08 WIB
loading...
Menteri LHK, Siti Nurbaya menegaskan, terdapat ekspektasi Indonesia terhadap penyelenggaran COP ke 26 di Glasgow, Inggris pada 31 Oktober-12 November 2021. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( LHK ), Siti Nurbaya menegaskan, secara umum terdapat ekspektasi Indonesia terhadap penyelenggaran Conference of the Parties (COP) ke 26 di Glasgow, Inggris pada 31 Oktober-12 November 2021.
Baca juga: INAFOR 2021, Menteri LHK: Etika Riset untuk Pembangunan Hijau RI
Dikatakan Menteri LHK , Indonesia sangat berharap terselesaikannya Paris Rule Book melalui adopsi keputusan yang substansial, yaitu artikel 6 Perjanjian Paris.
"Indonesia juga memiliki harapan mengenai substansi negosiasi. Di mana Indonesia menginginkan agar kepentingan nasionalnya diakomodasi," ujar Siti Nurbaya dalam pertemuan secara daring, membahas penyelenggaraan COP, Jumat 10 September 2021.
Dijelaskan Siti, pertemuan ini membahas tentang skenario, isu utama dan crucial tentang perubahan iklim dan harapan kepada negara anggota di dunia, serta sebaliknya juga mendengarkan kemajuan agenda dan aksi perubahan iklim di Indonesia.
Baca juga: INAFOR 2021, Menteri LHK: Etika Riset untuk Pembangunan Hijau RI
Dikatakan Menteri LHK , Indonesia sangat berharap terselesaikannya Paris Rule Book melalui adopsi keputusan yang substansial, yaitu artikel 6 Perjanjian Paris.
"Indonesia juga memiliki harapan mengenai substansi negosiasi. Di mana Indonesia menginginkan agar kepentingan nasionalnya diakomodasi," ujar Siti Nurbaya dalam pertemuan secara daring, membahas penyelenggaraan COP, Jumat 10 September 2021.
Dijelaskan Siti, pertemuan ini membahas tentang skenario, isu utama dan crucial tentang perubahan iklim dan harapan kepada negara anggota di dunia, serta sebaliknya juga mendengarkan kemajuan agenda dan aksi perubahan iklim di Indonesia.
Lihat Juga :