Digelar November 2022, Begini Sistem Muktamar ke-48 Muhammadiyah-'Aisyiyah
Senin, 06 September 2021 - 13:47 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Muhammadiyah: Wacana Jabatan Presiden Tiga Periode Berpotensi Timbulkan Kekacauan Politik
Lebih lanjut, MCCC menurut Aldila menetapkan bahwa peserta Muktamar wajib telah mendapatkan vaksinasi. “Namun memang untuk vaksinasi wajib mutlak. Itu nanti di formulirnya ada keterangan sudah vaksin atau belum. Sudah vaksin kedua atau belum,” jelasnya.
Di lokasi acara luring, MCCC menyarankan panitia untuk membentuk ICS atau Incident Commanding System. Di lapangan, tim ini yang akan bergerak memastikan para peserta aman dari ancaman Covid-19 baik dari lokasi kedatangan seperti bandara, tempat bermalam, sampai di tempat kegiatan.
“Sampai dengan menyipakan tempat karantina atau shelter bilamana nanti setelah screening di lokasi ada yang positif maka harus secepatnya dikarantina. Teknisnya nanti kami di MCCC Pusat akan berkoordinasi dengan MCCC wilayah,” kata Aldila.
“Kami kemarin di Tanwir menyampaikan bahwa di tahun 2022 pandemi belum usai. Walaupun ada kemungkinan melandai, iya. Tapi seperti yang saya bilang akan terjadi long pandemic, sehingga kemudian pada akhirnya akan menjadi endemi, artinya penyakit yang menetap. Karena ini penyakit yang menetap maka kita sebagai sebuah bangsa, gerakan, ya mari kita harus siap hidup berhadapan dengan Covid bukan secara pasrah, tapi beradaptasi dengan senantiasa berikhtiar mematuhi protokol kesehatan yang ada,” pungkasnya
Lebih lanjut, MCCC menurut Aldila menetapkan bahwa peserta Muktamar wajib telah mendapatkan vaksinasi. “Namun memang untuk vaksinasi wajib mutlak. Itu nanti di formulirnya ada keterangan sudah vaksin atau belum. Sudah vaksin kedua atau belum,” jelasnya.
Di lokasi acara luring, MCCC menyarankan panitia untuk membentuk ICS atau Incident Commanding System. Di lapangan, tim ini yang akan bergerak memastikan para peserta aman dari ancaman Covid-19 baik dari lokasi kedatangan seperti bandara, tempat bermalam, sampai di tempat kegiatan.
“Sampai dengan menyipakan tempat karantina atau shelter bilamana nanti setelah screening di lokasi ada yang positif maka harus secepatnya dikarantina. Teknisnya nanti kami di MCCC Pusat akan berkoordinasi dengan MCCC wilayah,” kata Aldila.
“Kami kemarin di Tanwir menyampaikan bahwa di tahun 2022 pandemi belum usai. Walaupun ada kemungkinan melandai, iya. Tapi seperti yang saya bilang akan terjadi long pandemic, sehingga kemudian pada akhirnya akan menjadi endemi, artinya penyakit yang menetap. Karena ini penyakit yang menetap maka kita sebagai sebuah bangsa, gerakan, ya mari kita harus siap hidup berhadapan dengan Covid bukan secara pasrah, tapi beradaptasi dengan senantiasa berikhtiar mematuhi protokol kesehatan yang ada,” pungkasnya
(muh)
Lihat Juga :