Muhammadiyah Terbitkan Edaran Efisiensi dan Hidup Hemat: Kurangi Kegiatan Seremonial hingga Perjalanan Luar Negeri
Selasa, 05 Mei 2026 - 17:42 WIB
loading...
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. Foto/Dok SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerbitkan edaran tentang imbauan efisiensi dan budaya hidup hemat di tengah situasi perekonomian nasional dan global saat ini. Edaran bernomor 5/EDR/1.0/B/2026 itu menekankan pentingnya sikap bijak seluruh elemen Persyarikatan dalam mengelola anggaran, melaksanakan kegiatan, hingga menjalani kehidupan sehari-hari.
"Situasi perekonomian nasional dan global saat ini perlu disikapi dengan kebijaksanaan bersama," demikian bunyi edaran tersebut.
Dalam surat itu, Muhammadiyah mengimbau seluruh pimpinan Persyarikatan di berbagai tingkatan untuk mengedepankan prinsip kehati-hatian serta efisiensi. Salah satunya dengan menekan pengeluaran yang tidak mendesak. "Mengedepankan efisiensi, penggunaan anggaran belanja, dan menghindari pengeluaran yang tidak mendesak."
Baca Juga: Efisiensi Sebagai Ujian Kepemimpinan Presiden Prabowo
Selain itu, organisasi juga meminta agar program dan kegiatan yang dijalankan lebih difokuskan pada hal-hal strategi dan berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus mengurangi kegiatan seremonial.
"Memprioritaskan program dan kegiatan yang bersifat strategis dan berdampak langsung serta mengurangi kegiatan-kegiatan seremonial yang kurang diperlukan."
Baca Juga: Dikritik Sering ke Luar Negeri, Prabowo: Untuk Amankan Minyak, Gue Harus ke Mana-mana
"Situasi perekonomian nasional dan global saat ini perlu disikapi dengan kebijaksanaan bersama," demikian bunyi edaran tersebut.
Dalam surat itu, Muhammadiyah mengimbau seluruh pimpinan Persyarikatan di berbagai tingkatan untuk mengedepankan prinsip kehati-hatian serta efisiensi. Salah satunya dengan menekan pengeluaran yang tidak mendesak. "Mengedepankan efisiensi, penggunaan anggaran belanja, dan menghindari pengeluaran yang tidak mendesak."
Baca Juga: Efisiensi Sebagai Ujian Kepemimpinan Presiden Prabowo
Selain itu, organisasi juga meminta agar program dan kegiatan yang dijalankan lebih difokuskan pada hal-hal strategi dan berdampak langsung bagi masyarakat, sekaligus mengurangi kegiatan seremonial.
"Memprioritaskan program dan kegiatan yang bersifat strategis dan berdampak langsung serta mengurangi kegiatan-kegiatan seremonial yang kurang diperlukan."
Baca Juga: Dikritik Sering ke Luar Negeri, Prabowo: Untuk Amankan Minyak, Gue Harus ke Mana-mana
Lihat Juga :