PKS Klaim Kian Mantap Beroposisi di Tengah Konsolidasi Partai Pro Pemerintah
Kamis, 02 September 2021 - 06:19 WIB
loading...
Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini. Foto/jazulijuwaini.com
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengundang para ketua umum (Ketum) partai politik pendukung atau pro pemerintah ke Istana negara, pada Rabu 25 Agustus 2021.
Baca juga: Saat Fahri Hamzah Kritik Sikap Oposisi 'Sang Mantan'
Hal ini dibaca sebagai upaya konsolidasi partai koalisi pendukung Jokowi. Apalagi Partai Amanat Nasional (PAN) juga ikut bergabung sebagai mitra baru koalisi. Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) ketika ditanya perihal pertemuan tersebut menyatakan biasa saja.
Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini menyatakan, PKS tetap memilih menjadi oposisi. Bahkan melihat dan mengevaluasi jalannya pemerintahan di bawah Presiden Jokowi 7 tahun terakhir, PKS mengatakan justru semakin mantap beroposisi.
Baca juga: Jadi Oposisi Mini Bersama PKS, Demokrat Belum Tertarik Bahas Koalisi 2024
"Jangan ragukan sikap oposisi PKS. Sejak awal kami sampaikan oposisi hadir untuk menjaga demokrasi, menghadirkan check and balances agar pemerintahan tetap on the track berpihak kepada kepentingan rakyat. Kami juga ingin menjaga kehormatan partai-partai yang sejak awal berjuang mendukung Pak Jokowi. Fair kan?," kata Jazuli, Kamis (2/9/2021).
Anggota Komisi I DPR Dapil Banten ini mengatakan, PKS konsisten memerankan oposisi yang konstruktif dalam mengawal jalannya pemerintahan dengan kritik yang membangun.
Sayangnya, selama 7 tahun pemerintahan Pak Jokowi Indonesia belum menampakkan kemajuan signifikan. Oleh karena itu, bukan hanya PKS tetap menjadi oposisi tapi PKS justru semakin mantap beroposisi.
Baca juga: Saat Fahri Hamzah Kritik Sikap Oposisi 'Sang Mantan'
Hal ini dibaca sebagai upaya konsolidasi partai koalisi pendukung Jokowi. Apalagi Partai Amanat Nasional (PAN) juga ikut bergabung sebagai mitra baru koalisi. Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) ketika ditanya perihal pertemuan tersebut menyatakan biasa saja.
Ketua Fraksi PKS DPR Jazuli Juwaini menyatakan, PKS tetap memilih menjadi oposisi. Bahkan melihat dan mengevaluasi jalannya pemerintahan di bawah Presiden Jokowi 7 tahun terakhir, PKS mengatakan justru semakin mantap beroposisi.
Baca juga: Jadi Oposisi Mini Bersama PKS, Demokrat Belum Tertarik Bahas Koalisi 2024
"Jangan ragukan sikap oposisi PKS. Sejak awal kami sampaikan oposisi hadir untuk menjaga demokrasi, menghadirkan check and balances agar pemerintahan tetap on the track berpihak kepada kepentingan rakyat. Kami juga ingin menjaga kehormatan partai-partai yang sejak awal berjuang mendukung Pak Jokowi. Fair kan?," kata Jazuli, Kamis (2/9/2021).
Anggota Komisi I DPR Dapil Banten ini mengatakan, PKS konsisten memerankan oposisi yang konstruktif dalam mengawal jalannya pemerintahan dengan kritik yang membangun.
Sayangnya, selama 7 tahun pemerintahan Pak Jokowi Indonesia belum menampakkan kemajuan signifikan. Oleh karena itu, bukan hanya PKS tetap menjadi oposisi tapi PKS justru semakin mantap beroposisi.
Lihat Juga :