Risma Sebut Data Ganda Bansos DKI Jakarta Bukan dari Kemensos

Rabu, 18 Agustus 2021 - 14:49 WIB
loading...
Risma Sebut Data Ganda...
Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyebut data ganda pada bantuan sosial (bansos) Pemrov DKI Jakarta bukanlah dari Kementerian Sosial. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyebut data ganda pada bantuan sosial (bansos) Pemrov DKI Jakarta bukanlah dari Kementerian Sosial (Kemensos). Menurutnya data bansos pada Kemensos sudah clear. "Ganda di sisi dia bukan di sisi kami. kami sudah menyerahkan datanya dari awal,"jelas Risma pada Rabu, (18/08/2021).

Ia menambahkan sebelumnya timnya telah memberikan seluruh data penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang berasal dari Bulog, dan data penerima BST dari PT Pos Indonesia kepada DKI Jakarta dalam rapat video conference pada Minggu, 18 Juli 2021. Baca juga: Risma Siapkan Rusun untuk Penghuni Kolong Jembatan, Sewanya Rp10 Ribu per Bulan

Dia pun meminta agar DKI Jakarta menggunakan data penerima bansos yang bersumber dari Bulog karena datanya telah clear. Sedangkan data penerima bansos dari PT Pos Indonesia masih kompatibel sebab BST yang dicairkan secara bertahap. "Kalau di DKI itu bukan ganda, tapi DKI 18 Juli mengundang kita (Kemensos) rapat dan telah kita sampaikan. Dia (Pemprov DKI Jakarta) tanya datanya Bulog dengan PT Pos kenapa beda? ya beda, karena data pos itu nunggu pencairan uang yang masih berada di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) karena tadinya itu tidak ada BST tapi di awal tanggal 18 Juli dia sudah tahu kalau punya data dari Bulog ya sudah itu pake,"jelasnya.

"19 Juli dia (Pemprov DKI Jakarta) ngirim suratlah apa gunanya dia video conference. kalau sekarang ada data ganda yang salah siapa? dia 18 Juli sudah tahu lo. Kita sudah ngomong,"urainya. Baca juga: Anies dan Risma Saling Serang Soal Data Bansos, DPR: Koordinasi, Jangan Saling Sindir

Seperti diketahui Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Premi Lasari menyampaikan kurang lebih 99.000 data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) ganda dengan data Kemensos. Sehingga mereka yang masuk data ganda ini pun terhambat dalam proses penyaluran BST.

Usai berkomunikasi dengan Kemensos ditemukan hanya 124 KPM yang menerima BST Pemprov DKI Jakarta. Sebagian besar BST disalurkan oleh Kemensos. Untuk Program BST DKI Jakarta telah disalurkan melalui Bank DKI ke rekening masing-masing penerima lalu Program BST Kemensos telah disalurkan melalui PT Pos Indonesia. Widya Michella Nur Syahida
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KLH Bakal Pidanakan...
KLH Bakal Pidanakan Pelanggar Tata Kelola Sampah di TPST Bantargebang
13 Orang Jadi Korban...
13 Orang Jadi Korban Longsor Bantar Gebang, Menteri LH Bakal Denda dan Pidana Pengelola
Permudah Reaktivasi...
Permudah Reaktivasi BPJS PBI-JK, Mensos: Bisa di Desa dan Kelurahan
Multi Pemangku Kepentingan...
Multi Pemangku Kepentingan untuk Jaga Jakarta Bersih
Curah Hujan Tinggi,...
Curah Hujan Tinggi, Prabowo Minta Operasi Modifikasi Cuaca di Jabodetabek Ditambah
IGA 2025 Resmi Dibuka,...
IGA 2025 Resmi Dibuka, Kepala BSKDN Tekankan Pentingnya Replikasi Inovasi
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Pramono Tegaskan 2.843...
Pramono Tegaskan 2.843 Lowongan Padat Karya Program Jangka Pendek
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
Rekomendasi
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Keluhkan Bongkar Muat...
Keluhkan Bongkar Muat Batu Bara di Laut, Nelayan Pulau Ampel: Jadi Susah Tangkap Ikan
Berita Terkini
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved