1.809 Nakes Meninggal Terpapar COVID-19, Mustika Ratu Beri Bantuan Herbamuno+

Kamis, 12 Agustus 2021 - 14:57 WIB
loading...
1.809 Nakes Meninggal...
Mustika Ratu menyerahkan bantuan Herbamuno+ kepada rekan-rekan tenaga medis dan relawan di Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Haji Jakarta, Jumat (16/7/2021). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Kenaikan kasus COVID-19 belakangan ini diiringi juga dengan tingginya angka kematian tenaga kesehatan (nakes). Berdasarkan data dari LaporCovid-19 sampai dengan 10 Agutus 2021, tercatat 1.808 nakes yang meninggal dunia akibat terpapar virus corona.

Mereka terdiri dari 640 dokter, 331 bidan, 48 Apoteker, 594 perawat, 5 sanitarian, 3 tenaga farmasi, 46 dokter gigi, 3 petugas ambulans, 10 rekam radiologi, 4 terapis gigi, 2 epidemiolog, 1 fisikawan medik, 1 entomolog, 47 ahli teknologi laboratorium medis, 3 elektromedik, dan 70 orang tenaga medis di bagian lainnya. Angka kematian nakes pada Juli 2021 ini lebih tinggi dibanding dengan bulan-bulan sebelumnya sejak pademi Maret 2020.

Melihat kondisi tersebut PT Mustika Ratu Tbk turut memberikan dukungan untuk untuk menekan dan mencegah penyebaran COVID-19. Salah satunya dengan memberikan bantuan Herbamuno+ kepada rekan-rekan tenaga medis dan relawan di Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Haji.

Baca juga: Nakes Gugur saat Tangani Covid-19 Akan Dianugerahi Tanda Kehormatan

"Herbamuno+ diharapkan dapat menjaga imun tubuh nakes agar tetap prima selama merawat pasien. Hal ini mengingat pentingnya peran nakes untuk memberikan perawatan dan pelayanan secara maksimal kepada masyarakat yang terpapar COVID-19," kata Direktur Pengembangan Bisnis dan Inovasi PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) Kusuma Ida Anjani dalam siaran pers yang diterima SINDONEWS, Rabu 11 Agustus 2021.

Bantuan Herbamuno+ diserahkan langsung Direktur Pengembangan Bisnis dan Inovasi PT Mustika Ratu Tbk (MRAT) Kusuma Ida Anjani dan diterima Koordinator Bidang Analisis Kebijakan Lingkungan Strategis Pusat Analisis Determinan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sekaligus penanggung jawab logistik filantropi di RSDC Wisma Haji Dr Mukti E Rahadian MARS MPH. Proses penyerahan bantuan disaksikan Kepala Subdit Yankestrad Empiris Direktorat Pelayanan Kesehatan Tradisional dari Kemenkes dr Hadi Siswoyo MEpidemiologi dan Ketua Umum GP Jamu Dwi Ranny Pertiwi Zarman SE MH. Bantuan diserahkan pada Jumat 16/7/2021 lalu di Geduang D4 RSDC Wisma Haji Pondok Gede, Jakarta.

"Bantuan ini sabagai bentuk kerja sama Mustika Ratu yang merupakan salah satu anggota Gabungan Pengusaha (GP) Jamu dengan RSDC Wisma Haji," kata Kusuma Ida Anjani.

Baca juga: Bantuan Mulai Mengalir ke RS Wisma Haji Pondok Gede

Menurut Kusuma Ida Anjani, Herbamuno+ ini mengandung 5 herbal alami indonesia yang dapat membantu menjaga imun tubuh tetap prima. Yaitu sambiloto, akar manis, meniran, jahe emprit, dan jambu mete.

Dia menjelaskan, sembiloto merupakan Herbal yang dikenal dengan rasa pahitnya ini memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan. Di antaranya berfungsi sebagai antivirus, antiradang/antinyeri dan penurun demam. Sambiloto bahkan digunakan untuk pengobatan COVID-19 oleh pemerintah Thailand.

Kemudian akar manis berfungsi antivirus, antiradang/antinyeri, meredakan batuk (ekspektoran) dan sesak napas. Sedangkan Meniran atau Phyllanthus niruri adalah tanaman herbal yang banyak ditemukan tumbuh liar di Indonesia. Meniran ternyata sudah banyak dimanfaatkan masyarakat karena berkhasiat sebagai immunomodulator dan hepatoprotektor.

Selain itu Herbamuno+ juga mengandung jahe emprit yang berkhasiat untuk mengatasi mual, muntah, sebagai immunomodulator dan gastroprotektor. Lalu mengandung jambu mete yang berfungsi sebagai antinyeri, meredakan diare, dan melegakan pernapasan (bronkodilator).

"Rutin mengonsumsi Herbamuno+ untuk menjaga imun tubuh selama pandemi menunjukkan bahwa kita telah berupaya dengan maksimal menjaga kesehatan. Artinya, kita tidak abai dan menggampangkan apa yang sedang terjadi saat ini," kata Kusuma Ida Anjani.

Menurut dia, memanfaatkan herbal asli Indonesia juga merupakan wujud dukungan kita terhadap program "Bangga Buatan Indonesia" yang saat ini sedang gencar digaungkan oleh pemerintah. "Sehingga masyarakat tidak perlu bergantung dengan produk atau obat-obatan impor yang ketersediaannya seringkali terbatas," ujar Kusuma Ida Anjani.

Dia mengatakan, Herbamuno+ ini diformulasikan dengan resep turun temurun dari Empu Jamu DR BRA Mooryati Soedibyo yang sudah terbukti khasiat dan kegunaanya. Juga tersertifikasi halal oleh MUI dan telah mendapatkan izin edar dari BPOM.

"Kombinasi 5 herbal tersebut menghasilkan racikan yang optimal sehingga memberikan manfaat yaitu membantu menjaga daya tahan tubuh, meredakan gejala masuk angin seperti meriang, pusing, perut kembung, dan meredakan batuk," kata Kusuma Ida Anjani.

Herbamuno+ merupakan salah satu dari 14 obat herbal yang sedang mendapat pendampingan oleh BPOM untuk adjuvan pengobatan covid dan sedang persiapan uji klinis di Rumah Sakit Darurat Covid (RSDC) Wisma Atlet kemayoran.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Empat Tahun Terakhir...
Empat Tahun Terakhir Mooryati Soedibyo Menikmati Masa Tua Bersama Anak dan Cucu
Kabar Duka, Pendiri...
Kabar Duka, Pendiri Mustika Ratu Mooryati Soedibyo Meninggal Dunia
Usai Temui Hendropriyono,...
Usai Temui Hendropriyono, Jokowi Silaturahmi ke Founder Mustika Ratu Mooryati Soedibyo
Hadapi Gelombang Ketiga...
Hadapi Gelombang Ketiga Covid-19, Gary Tanoesoedibjo: DNR Siap Distribusikan Obat
Potensi Besar Obat Herbal...
Potensi Besar Obat Herbal Indonesia Harus Digarap Serius
Nakes Gugur saat Tangani...
Nakes Gugur saat Tangani Covid-19 Akan Dianugerahi Tanda Kehormatan
Ini Tips Mengatasi Risiko...
Ini Tips Mengatasi Risiko Luka dan Luka Robek di Area Sensitif Akibat Wasir Kronis
BPOM Temukan 24 Obat...
BPOM Temukan 24 Obat Bahan Alam Mengandung Bahan Kimia Berbahaya
Edukasi Obat Herbal...
Edukasi Obat Herbal Aman di Tengah Meningkatnya Kasus Diabetes
Rekomendasi
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Menkes Ungkap Bahaya...
Menkes Ungkap Bahaya Tersembunyi Kecap Manis, Kandungan Natriumnya Ternyata Tinggi
Momen Haru, Sarwendah...
Momen Haru, Sarwendah Antar Anak Temui Ruben Onsu Jelang Berangkat Umrah
Berita Terkini
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Kejagung Tolak Permohonan...
Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya Terkait Kasus Korupsi MBG
Pembangunan Tanpa Ekologi:...
Pembangunan Tanpa Ekologi: Keteledoran yang Harus Dibayar Mahal
Ketua BEM FH UBK yang...
Ketua BEM FH UBK yang Bertemu Gibran Ngaku Terima Uang Rp20 Juta, Wamensesneg: Nanti Saya Monitor Dulu
Prabowo Resmikan 1.151...
Prabowo Resmikan 1.151 Km Jalan Daerah: Jadi Urat Nadi Perekonomian Rakyat
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved