Gibran Ingin Libatkan Megawati Dalam Penyusunan Kabinet, PDIP: Gimik Politik dan Kekanak-kanakan
Minggu, 05 Mei 2024 - 20:47 WIB
loading...
politikus PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu mengatakan, keinginan Gibran Rakabuming Raka melibatkan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam penyusunan kabinet cuma gimik politik. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Keinginan wakil presiden (Wapres) terpilih 2024-2029 Gibran Rakabuming Raka melibatkan Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Sorkarnoputri dalam menyusun cabinet mendapat tanggapan sejumlah kalangan. Salah satunya politikus PDI Perjuangan (PDIP) Masinton Pasaribu.
Menurut Masinton, penyusunan kabinet merupakan hak prerogatif presiden. Untuk itu, Masinton menyarankan Gibran untuk mempelajari tugas dan wewenang jabatan pimpinan negara sebelum berbicara.
"Penyusunan kabinet kewenangan prerogatif presiden. Sebelum bicara agar membaca dan mempelajari dulu tugas dan kewenangan masing-masing yang diatur dalam UUD 1945 Presiden mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri Pasal 17 ayat 2," kata Masinton, Minggu (5/5/2024).
Baca juga: Gibran Bakal Libatkan Megawati Soekarnoputri Dalam Pembentukan Kabinet
Masinton menilai, keinginan Gibran untuk komunikasi politik kepada Megawati merupakan gimik belaka. Bahkan, Masinton menilai Gibran telah menunjukan kekanak-kanakan. "Komunikasi politik yang bukan merupakan tugas dan kewenangannya hanya merupakan gimik politik dan kekanak-kanakan," tandasnya.
Menurut Masinton, penyusunan kabinet merupakan hak prerogatif presiden. Untuk itu, Masinton menyarankan Gibran untuk mempelajari tugas dan wewenang jabatan pimpinan negara sebelum berbicara.
"Penyusunan kabinet kewenangan prerogatif presiden. Sebelum bicara agar membaca dan mempelajari dulu tugas dan kewenangan masing-masing yang diatur dalam UUD 1945 Presiden mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri Pasal 17 ayat 2," kata Masinton, Minggu (5/5/2024).
Baca juga: Gibran Bakal Libatkan Megawati Soekarnoputri Dalam Pembentukan Kabinet
Masinton menilai, keinginan Gibran untuk komunikasi politik kepada Megawati merupakan gimik belaka. Bahkan, Masinton menilai Gibran telah menunjukan kekanak-kanakan. "Komunikasi politik yang bukan merupakan tugas dan kewenangannya hanya merupakan gimik politik dan kekanak-kanakan," tandasnya.
Lihat Juga :