PPKM Harus Diikuti Kesadaran Masyarakat Menerapkan Protokol Kesehatan
Kamis, 12 Agustus 2021 - 10:41 WIB
loading...
Kampanye taati protokol kesehatan demi cegah penularan Covid-19. Foto/Dok Okezone
A
A
A
JAKARTA - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat ( PPKM ) dinilai sangat berdampak terhadap pencegahan penularan Covid-19 sejauh ini. Jika disertai kesadaran masyarakat untuk terus disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes), PPKM akan efektif.
Maka itu, politikus Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menuturkan pemerintah tidak perlu ragu menerapkan PPKM . "Agar kebijakan ini bisa efektif, harus disertai kesadaran masyarakat untuk terus disiplin menjalankan protokol kesehatan. Apabila tidak ada kesadaran, jangan harap pandemi Covid-19 selesai dalam waktu dekat," ujar Inas, Kamis (12/8/2021).
Dia berpendapat bahwa selama ini kelompok yang menolak PPKM lebih benuansa politis. Dirinya menduga kelompok yang menolak hanya ingin mencari panggung politik dan belum tentu benar-benar peduli dengan kondisi bangsa.
Baca juga: Bulog Salurkan Bansos Beras PPKM Tahap 2 untuk 8,8 Juta Keluarga
Dia berharap pemerintah tidak terburu-buru melonggarkan PPKM atau bahkan menghapusnya. Jangan sampai pengorbanan masyarakat menjadi sia-sia, karena mungkin saja kasus Covid-19 kembali naik setelah PPKM dilonggarkan. Terlebih, banyak kabupaten/kota di Jawa-Bali masih zona merah berdasarkan indikator PPKM.
Maka itu, politikus Partai Hanura Inas Nasrullah Zubir menuturkan pemerintah tidak perlu ragu menerapkan PPKM . "Agar kebijakan ini bisa efektif, harus disertai kesadaran masyarakat untuk terus disiplin menjalankan protokol kesehatan. Apabila tidak ada kesadaran, jangan harap pandemi Covid-19 selesai dalam waktu dekat," ujar Inas, Kamis (12/8/2021).
Dia berpendapat bahwa selama ini kelompok yang menolak PPKM lebih benuansa politis. Dirinya menduga kelompok yang menolak hanya ingin mencari panggung politik dan belum tentu benar-benar peduli dengan kondisi bangsa.
Baca juga: Bulog Salurkan Bansos Beras PPKM Tahap 2 untuk 8,8 Juta Keluarga
Dia berharap pemerintah tidak terburu-buru melonggarkan PPKM atau bahkan menghapusnya. Jangan sampai pengorbanan masyarakat menjadi sia-sia, karena mungkin saja kasus Covid-19 kembali naik setelah PPKM dilonggarkan. Terlebih, banyak kabupaten/kota di Jawa-Bali masih zona merah berdasarkan indikator PPKM.
Lihat Juga :