Viva Yoga Mauladi: Kok Ikan Lele Dipolitisasi? Apa Kesalahan Ikan Lele?
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 22:38 WIB
loading...
A
A
A
Jadi, kata Juru Bicara DPP PAN ini, setop wacana kiasan politisi ikan lele ditempelkan atau dipersonifikasikan dengan politisi/aktivis busuk. "Cobalah sekali-kali merasakan bagaimana rasanya kena patil lele (saya sudah pernah 3 kali). Badan akan meriang, panas, sakit. Mungkin seperti kena Covid 19. Pasti Anda akan menangis."
Baca juga: Legislator PDIP: Politisi Ikan Lele Lebih Berbahaya daripada Virus Covid-19
Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengingatkan perlunya mewaspadai manuver politisi 'ikan lele' di tengah pandemi Covid-19. Menurut dia, buruknya penanganan pandemi tidak hanya disebabkan oleh dampak sosial dan ekonomi semata, tapi juga karena ulah mereka.
Mu'ti menjelaskan, istilah politisi ikan lele ini dipinjamnya dari ungkapan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif untuk menunjuk mereka yang senang tampil memperkeruh suasana dan mengadu domba.
“Saya menyebut politisi ini tidak selalu mereka yang menjadi pengurus partai politik, tetapi orang yang pikirannya selalu mengaitkan berbagai keadaan itu dengan politik, berbagai persoalan dipolitisasi,” jelas Mu’ti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Kamis (5/8/2021).
Baca juga: Legislator PDIP: Politisi Ikan Lele Lebih Berbahaya daripada Virus Covid-19
Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu'ti mengingatkan perlunya mewaspadai manuver politisi 'ikan lele' di tengah pandemi Covid-19. Menurut dia, buruknya penanganan pandemi tidak hanya disebabkan oleh dampak sosial dan ekonomi semata, tapi juga karena ulah mereka.
Mu'ti menjelaskan, istilah politisi ikan lele ini dipinjamnya dari ungkapan mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif untuk menunjuk mereka yang senang tampil memperkeruh suasana dan mengadu domba.
“Saya menyebut politisi ini tidak selalu mereka yang menjadi pengurus partai politik, tetapi orang yang pikirannya selalu mengaitkan berbagai keadaan itu dengan politik, berbagai persoalan dipolitisasi,” jelas Mu’ti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Kamis (5/8/2021).
(zik)
Lihat Juga :