DPR Desak Syarat PCR Test Perjalanan Transportasi Umum Dikaji Ulang
Kamis, 05 Agustus 2021 - 14:23 WIB
loading...
A
A
A
Abdullah menilai, rentang waktu yang lama keluarnya hasil juga membuat tidak efektif menekan penyebaran Covid 19. Dia menyebut bisa saja masyarakat tersebut terpapar beberapa jam usai melakukan test swab PCR sementara hasil testnya negatif dan tetap berpergian.
Apalagi kata dia, banyak ditemukan surat Swab PCR palsu. Abdullah menyarankan, untuk menggantikan syarat berpergian dengan pesawat dan kereta api, pemerintah cukup dengan Swab Antingen.
"Kalau Swab Antigen semua daerah bisa melakukannya, biaya murah dan hasilnya cepat. Tetapi, Swab Antigen ini harus dilakukan di bandara atau stasiun kereta api, dengan waktu beberapa jam sebelum keberangkatan," tutur dia.
Untuk lebih efektif lagi, tambah dia, pemerintah di bandara atau stasiun kedatangan harus melaksanakan Swab PCR secara acak.
"Sampel diambil secara acak di bandara kedatangan. Ini saya rasa jauh lebih baik menekan penyerbaran Covid 19 ini, dengan menekankan penumpang patuh pada protokol kesehatan," pungkasnya.
Apalagi kata dia, banyak ditemukan surat Swab PCR palsu. Abdullah menyarankan, untuk menggantikan syarat berpergian dengan pesawat dan kereta api, pemerintah cukup dengan Swab Antingen.
"Kalau Swab Antigen semua daerah bisa melakukannya, biaya murah dan hasilnya cepat. Tetapi, Swab Antigen ini harus dilakukan di bandara atau stasiun kereta api, dengan waktu beberapa jam sebelum keberangkatan," tutur dia.
Untuk lebih efektif lagi, tambah dia, pemerintah di bandara atau stasiun kedatangan harus melaksanakan Swab PCR secara acak.
"Sampel diambil secara acak di bandara kedatangan. Ini saya rasa jauh lebih baik menekan penyerbaran Covid 19 ini, dengan menekankan penumpang patuh pada protokol kesehatan," pungkasnya.
(maf)
Lihat Juga :