Pandemi Corona, Pejabat Pemerintah Diminta Bijak Berikan Pernyataan
Kamis, 28 Mei 2020 - 14:02 WIB
loading...
A
A
A
Padahal kata dia, pemerintah sudah melakukan banyak upaya. Namun, upaya-upaya itu ternyata dinilai belum mampu mengontrol laju penyebaran Covid-19. Maka itu, masyarakat yang diminta untuk tidak takut berlebihan.
Kedua, pemerintah saat ini memang sedang membangun kesadaran baru warga masyarakat untuk kembali menjalani kehidupan sebagaimana biasa. Ini diperlukan agar roda perekonomian kembali berjalan normal. Sebab, kata dia, kebijakan PSBB yang diterapkan selama ini secara nyata berdampak langsung pada perekonomian di tingkat nasional, bahkan global.
"Ketiga, saya menilai bahwa pemerintah menjadikan penyelamatan ekonomi sebagai prioritas utama. Sementara, penanganan Covid-19 hanya akan dilakukan sebagaimana penanganan penyakit-penyakit menular lain yang ada di Indonesia. Ini tentu bertentangan dengan keputusan pemerintah yang telah menjadikan Covid-19 sebagai bencana nasional," kata mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini.
Dan kemarin, lanjut dia, gugus tugas menegaskan, status bencana nasional itu belum berakhir. "Kalau Pak Mahfud meminta masyarakat tidak takut berlebihan, lalu kenapa sejak awal ini ditetapkan sebagai bencana nasional? Bukankah suatu bencana, apalagi itu statusnya bencana nasional, sangat wajar ditakuti dan dikhawatirkan?" pungkas legislator asal daerah pemilihan Sumatera Utara II ini.
Kedua, pemerintah saat ini memang sedang membangun kesadaran baru warga masyarakat untuk kembali menjalani kehidupan sebagaimana biasa. Ini diperlukan agar roda perekonomian kembali berjalan normal. Sebab, kata dia, kebijakan PSBB yang diterapkan selama ini secara nyata berdampak langsung pada perekonomian di tingkat nasional, bahkan global.
"Ketiga, saya menilai bahwa pemerintah menjadikan penyelamatan ekonomi sebagai prioritas utama. Sementara, penanganan Covid-19 hanya akan dilakukan sebagaimana penanganan penyakit-penyakit menular lain yang ada di Indonesia. Ini tentu bertentangan dengan keputusan pemerintah yang telah menjadikan Covid-19 sebagai bencana nasional," kata mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini.
Dan kemarin, lanjut dia, gugus tugas menegaskan, status bencana nasional itu belum berakhir. "Kalau Pak Mahfud meminta masyarakat tidak takut berlebihan, lalu kenapa sejak awal ini ditetapkan sebagai bencana nasional? Bukankah suatu bencana, apalagi itu statusnya bencana nasional, sangat wajar ditakuti dan dikhawatirkan?" pungkas legislator asal daerah pemilihan Sumatera Utara II ini.
(maf)
Lihat Juga :