Varian Baru Virus Corona Lebih Menular, Eks Direktur WHO: Tingkatkan WGS
Rabu, 28 Juli 2021 - 19:09 WIB
loading...
Hal ini diungkapkan Jokowi saat mengumumkan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 di Jawa Bali beberapa hari lalu. Foto/SINDOnews/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, potensi dunia akan menghadapi varian baru virus Corona (Covid-19) yang lebih ganas. Hal ini diungkapkan Jokowi saat mengumumkan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 4 di Jawa Bali beberapa hari lalu.
Baca juga: WHO Masukkan Virus Corona Lokal Asal Indonesia ke Daftar yang Diawasi
"Pada arahan Presiden hari Minggu malam tentang kelanjutan PPKM disampaikan kita harus selalu waspada, ada kemungkinan dunia akan menghadapi varian lain yang lebih menular. Juga ditekankan tentang varian Delta yang lebih menular," kata mantan Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) Asia Tenggara, Tjandra Yoga Aditama dalam keterangan yang diterima, Rabu (28/7/2021).
Baca juga: Polri Diskresi Barbuk Obat Corona dan Oksigen untuk Diperjualbelikan
Tjandra juga mengungkapkan, pada 12 Juli 2021 Direktur Jenderal WHO Dr Tedros menyampaikan, varian Delta kini terus meluas di dunia dan berhubungan dengan kenaikan kasus dan kematian.
Baca juga: WHO Masukkan Virus Corona Lokal Asal Indonesia ke Daftar yang Diawasi
"Pada arahan Presiden hari Minggu malam tentang kelanjutan PPKM disampaikan kita harus selalu waspada, ada kemungkinan dunia akan menghadapi varian lain yang lebih menular. Juga ditekankan tentang varian Delta yang lebih menular," kata mantan Direktur Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) Asia Tenggara, Tjandra Yoga Aditama dalam keterangan yang diterima, Rabu (28/7/2021).
Baca juga: Polri Diskresi Barbuk Obat Corona dan Oksigen untuk Diperjualbelikan
Tjandra juga mengungkapkan, pada 12 Juli 2021 Direktur Jenderal WHO Dr Tedros menyampaikan, varian Delta kini terus meluas di dunia dan berhubungan dengan kenaikan kasus dan kematian.
Lihat Juga :