Munas JSIT, 1.177 Peserta Ikuti Camp Online Magnet Rezeki
Rabu, 28 Juli 2021 - 10:50 WIB
loading...
A
A
A
"Dengan rezeki yang halal dan melimpah, kita dapat beribadah dengan maksimal, di tempat-tempat terbaik, bersedekah kepada orang-orang yang membutuhkan, berbagi senyum kebahagiaan dengan uluran tangan kita. Rezeki tidak akan berpihak kepada Anda apabila masih ada tirai pada diri Anda. Maka, bukalah tirai tersebut, dengan banyak beristighfar dan menjauhi khilaf dan dosa," ucap Suhartono dalam keterangannya.
narasumber Magnet Rezeki, Nasrullah menyampaikan beberapa tips dan trik menarik rezeki yang bisa dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Pertama, taat ibadah dan jauhi dosa. Dalam Al-Qur’an diceritakan, sebelum hidup di bumi, Adam dan Hawa tinggal di surga merasakan kesenangan.
"Karena memakan buah larangan yang sudah diperingatkan Tuhan untuk mereka jauhi, keduanya dihukum dan diturunkan di bumi. Pesan moral cerita tersebut adalah karena dosa hidup manusia menjadi sulit. Dosa menjadi penghalang rezeki. Maka, agar rezeki lancar, kuncinya cuma satu, perbanyak pahala dengan taat beribadah dan jauhi perbuatan dosa," jelasnya.
Kedua kata Nasrullah, penguasaan pikiran, perasaan, dan spiritual. Pangkalnya adalah lantaran nasib seseorang tergantung karakter dirinya.Seseorang yang memiliki karakter pemimpin akan menjadi pemimpin yang baik. Begitu pun mereka yang bernasib jadi orang kaya.
"Hal itu terjadi karena karakter tercipta dari kebiasaan. Kebiasaan lahir dari tindakan yang berulang-ulang. Tindakan dipengaruhi pikiran. Pikiran dikendalikan perasaan. Dan kualitas perasaan bergantung pada kecerdasan spiritual (SQ) seseorang. Jadi, bila ingin mengubah nasib ubah dulu pikiran, perasaan, dan spiritual kamu," ujarnya.
narasumber Magnet Rezeki, Nasrullah menyampaikan beberapa tips dan trik menarik rezeki yang bisa dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Pertama, taat ibadah dan jauhi dosa. Dalam Al-Qur’an diceritakan, sebelum hidup di bumi, Adam dan Hawa tinggal di surga merasakan kesenangan.
"Karena memakan buah larangan yang sudah diperingatkan Tuhan untuk mereka jauhi, keduanya dihukum dan diturunkan di bumi. Pesan moral cerita tersebut adalah karena dosa hidup manusia menjadi sulit. Dosa menjadi penghalang rezeki. Maka, agar rezeki lancar, kuncinya cuma satu, perbanyak pahala dengan taat beribadah dan jauhi perbuatan dosa," jelasnya.
Kedua kata Nasrullah, penguasaan pikiran, perasaan, dan spiritual. Pangkalnya adalah lantaran nasib seseorang tergantung karakter dirinya.Seseorang yang memiliki karakter pemimpin akan menjadi pemimpin yang baik. Begitu pun mereka yang bernasib jadi orang kaya.
"Hal itu terjadi karena karakter tercipta dari kebiasaan. Kebiasaan lahir dari tindakan yang berulang-ulang. Tindakan dipengaruhi pikiran. Pikiran dikendalikan perasaan. Dan kualitas perasaan bergantung pada kecerdasan spiritual (SQ) seseorang. Jadi, bila ingin mengubah nasib ubah dulu pikiran, perasaan, dan spiritual kamu," ujarnya.
Lihat Juga :