Pesawat Dakota VT-CLA, Saksi Bisu Gugurnya 3 Komodor Muda Pionir TNI AU

loading...
Pesawat Dakota VT-CLA, Saksi Bisu Gugurnya 3 Komodor Muda Pionir TNI AU
Pesawat Dakota VT-CLA. Foto/Wikipedia
JAKARTA - Membawa misi perdamaian yang tengah diemban tiga komodor muda Indonesia saat itu, Agustinus Adisucipto, Adisumarmo Wiryokusumo dan Abdulrachman Saleh, tak luput dari serangan udara dua pesawat pemburu Belanda P-40 Kitty Hawk.

Baca juga: Halim Perdanakusuma, Perintis TNI AU yang Gugur Setelah Tuntaskan Misinya

Dalam perjalanan pulang, pesawat Dakota VT-CLA yang membawa obat-obatan sumbangan Palang Merah Malaya kepada Palang Merah Indonesia, ditembak jatuh P-40 Kittyhawk Belanda pada 29 Juli 1947 di Dusun Ngoto, Bantul, dekat Yogyakarta.

Baca juga: Percepat Herd Immunity, TNI AU Gelar Vaksinasi Covid-19 di Bandara Halim Perdanakusuma



Seperti dikutip dari https://tni.mil.id, Jumat (23/7/2021), akibat serangan ini seluruh awak dan penumpang lainnya gugur, Alexander Noel Costantine (pilot kebangsaan Australia), Ny A N Constantine, Roy Hazelhurst (co pilot), Bhida Ram (juru tehnik).

Kemudian 3 Komodor Muda Udara RI, Abdulrachman Saleh, Komodor Muda Udara A Adisutjipto, Opsir Muda Udara Adi Soemarmo Wirjokusumo, Zainal Arifin. Satu-satunya penumpang yang selamat adalah Abdulgani Handonotjokro.

Baca juga: 2 Jenazah Teroris Mujahidin Indonesia Timur Dievakuasi dengan Helikopter TNI AU

Peristiwa ini berawal, saat pesawat yang disewa dari warga negara India yang bernama Bijoyanda Patnaik yang bersimpati pada perjuangan Bangsa Indonesia, digunakan untuk membawa obat-obatan.

Ketika Pesawat Dakota VT-CLA meninggalkan Singapura pada pukul 13.00 siang tanggal 29 Juli 1947 menuju Pangkalan Udara Maguwo (sekarang Bandar Udara Internasional Adisutjipto) di Sleman, DIY.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top