Alami Gangguan Syaraf, Prajurit TNI AD Kapten Kirimanto Menolak Menyerah

Selasa, 20 Juli 2021 - 14:36 WIB
loading...
Alami Gangguan Syaraf,...
Prajurit TNI AD bernama Kapten Inf Kirimanto (paling kiri) yang mengemban jabatan sebagai Kauropslat Siops Bagpamops Setdisinfolahtad menolak untuk menyerah dengan keadaan. Foto/Riezky Maulana
A A A
JAKARTA - Prajurit TNI AD bernama Kapten Inf Kirimanto yang mengemban jabatan sebagai Kauropslat Siops Bagpamops Setdisinfolahtad menolak untuk menyerah meski mengalami kesulitan berjalan.

Baca juga: Prajurit TNI AD Mau Nikah? KSAD Punya Kebijakan Baru, Nih Aturannya

Pria berusia 46 Tahun tersebut mengalami gangguan syaraf pada kedua kakinya akibat kecelakaan saat pelatihan beberapa tahun lalu. Sebetulnya, ketika kakinya sulit digerakkan untuk berjalan dia merasa tidak percaya diri dan malu.

Akan tetapi, lantaran memiliki tanggung jawab terhadap istri dan anaknya, serta memiliki jiwa 'tentara' dia terus berupaya keras menjalani hidup.

"Sebetulnya hati saya sedih. Tapi saya tidak mau menunjukkan kesedihan saya. Saya enggak percaya diri, saya malu, tapi saya punya tanggung jawab dan saya merasa tentara, saya punya anak, istri, jadi kalau saya keluar tentara, masa depan anak saya juga enggak tahu," jelas Kirimanto sambil terisak dilihat dari video yang diunggah TNI AD, Selasa (20/7/2021).

Baca juga: Jabat Komandan Batalyon 13 Grup 1 Kopassus, Mayor Inf Yudho Danyon Termuda di TNI AD

Dirinya lantas mulai bercerita awal mula kakinya mengalami gangguan. Ketika itu, di Tahun 2016 saat berada di Disinfolahtad, kakinya mulai terasa ada sesuatu yang berbeda.

Kemudian, salah satu anak buahnya bernama Sersan Dodi berinisiatif memberikan informasi bahwasanya sang istri bekerja di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta.

Setelah itu, akhirnya Kapten Inf Kirimanto berangkat ke RSPAD untuk memeriksakan diri. Dimana hasil pemeriksaannya menyatakan kalau syaraf bagian kakinya terjepit.

"Akhirnya saya diantar ke sana (RSPAD) untuk periksa. Setelah di rontgen, saya MRI, singkatnya hasilnya kata analisa dokter saya urat kejepit," tuturnya.

Kirimanto ketika itu masih enggan untuk melakukan operasi karena berbagai macam pertimbangan, salah satunya keluarga. Menurut dia, biarkan saja dirinya yang susah asal jangan anak dan istrinya, karena dengan kondisi seperti itu dia masih mampu melaksanakan pekerjaan.

"Sebetulnya saya ingin sembuh, ingin sehat. Karena saya pengen liat masa depan anak saya juga, ingin ngerawat anak juga. Akhirnya saya tunjukkan, biarin aja saya yang susah kalian jangan susah, walaupun keadaan saya seperti ini tapi saya mampu," ujarnya.

Akan tetapi, setelah pertemuan yang tak disengaja antara Kapten Inf Kirimanto dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa, dirinya berubah pikiran. Kirimanti langsung bersedia untuk dilakukan pemeriksaan ulang di RSPAD Gatot Soebroto. 

"Ketemu KSAD itu, KSAD tiba-tiba negur, mas kenapa kakinya. Saya langsung hormat siap KSAD sakit jatuh, jatuh di mana? Akhirnya terjadilah interaksi, KSAD lama nanya saya di situ," katanya.

"Akhirnya singkat cerita KSAD ngasih petunjuk. Ternyata KSAD baik sekali perhatian sekali memang itu. Saya terima kasih sama KSAD, terima kasih saya enggak terhingga mungkin," imbuhnya.

Proses operasi telah dilaksanakan dan berjalan lancar. Kapten Inf Kirimanto mendapatkan perawatan intensif di RSPAD Gatot Soebroto hingga pulih seperti sedia kala. 

Seluruh tahapan pemeriksaan kesehatan pun dilakukan pria paruh baya itu dengan didampingi sang istri, serta dalam pemantauan tim dokter.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Profil Letda Enzo Zenz...
Profil Letda Enzo Zenz Allie, Tentara Blasteran Indonesia-Prancis Jadi Lulusan Terbaik Kopassus 109
Sosok Sertu Aprilio...
Sosok Sertu Aprilio Manganang, Anggota TNI yang Pernah Bela Timnas Voli Putri Indonesia
Dandim Boyolali Pastikan...
Dandim Boyolali Pastikan Pelaku Penganiayaan Relawan Ganjar-Mahfud Diproses Hukum
TNI AD Belum Temukan...
TNI AD Belum Temukan Bukti Keterlibatan Anggotanya Bantu Pelarian Ricky Ham Pagawak
1.315 Personel TNI AD...
1.315 Personel TNI AD Dikerahkan ke Cianjur Bantu Proses Evakuasi
Prajurit TNI Kembali...
Prajurit TNI Kembali ke Daerah Asal, Tepatkah?
Polisi Militer Periksa...
Polisi Militer Periksa Terduga Pelaku Penganiyaan Prada Lucky hingga Tewas
5 Pelaku Penganiayaan...
5 Pelaku Penganiayaan Anggota Batalyon Infanteri 743/PSY Kupang Digulung, Ini Tampangnya
3 Pembunuh Imam Masykur...
3 Pembunuh Imam Masykur Divonis Penjara Seumur Hidup, Hakim: Perbuatan Terdakwa Merusak Citra TNI AD
Rekomendasi
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
BMKG Perkirakan Fenomena...
BMKG Perkirakan Fenomena El Nino Berlangsung 9-12 Bulan
Gerakan Pangan Murah...
Gerakan Pangan Murah Partai Perindo Sultra Diserbu Warga
Berita Terkini
Profil Kolonel Marinir...
Profil Kolonel Marinir Profs Dhegratmen Syah Akbara, Perwira Petarung yang Jabat Dandenjaka
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Jangan Sampai Ciptakan Ketidakpastian Baru
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Kejari Jaksel Sebut...
Kejari Jaksel Sebut Praperadilan Roy Suryo Salah Alamat
Nadiem Makarim Hadapi...
Nadiem Makarim Hadapi Sidang Vonis Korupsi Chromebook, Puluhan Ojol Gelar Aksi di Luar Pengadilan
Dito Ariotedjo Lebih...
Dito Ariotedjo Lebih Langsing saat Penuhi Panggilan KPK Hari Ini: Finish Hyrox Under 2 Jam
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved