Darurat Covid-19 Mengetuk Perikemanusiaan Kita

Senin, 19 Juli 2021 - 06:36 WIB
loading...
Darurat Covid-19 Mengetuk...
Darurat Covid-19 Mengetuk Perikemanusiaan Kita
A A A
Bambang Soesatyo
Ketua MPR RI/Mahasiswa Program Doktoral Ilmu Hukum UNPAD

KETIKA sistem kesehatan berpotensi gagal memberi layanan kepada semua pasien akibat lonjakan jumlah orang sakit (functional collapse) di setiap rumah sakit, fakta ini menjadi pertanda bahwa situasinya benar-benar darurat. Suasana kebatinan pun begitu sulit dilukiskan dengan kata karena ratusan kematian per hari tak bisa dicegah, di tengah lonjakan kasus baru Covid-19 yang mencapai puluhan ribu. Krisis kesehatan yang tereskalasi sekarang ini hendaknya menjadi panggilan bagi semua orang sehat untuk mengejawantahkan perikemanusiaan bagi mereka yang menderita.

Situasi sekarang tak cukup disikapi dengan kepekaan dan prihatin, melainkan peduli dan keberanian siapa saja untuk segera bertindak atau menolong (sense of crisis). Agar semua orang mendapatkan gambaran yang lebih utuh tentang situasi darurat sekarang ini, patutlah untuk mengacu pada pengumuman kematian puluhan pasien Covid-19 di RSUP Sardjito, Yogyakarta, serta pesan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) tentang potensi sistem kesehatan mengalami ketidakmampuan melayani semua pasien.

Sebagaimana laporan dan penjelasan resmi manajemen RSUP Dr Sardjito, terhitung sejak Sabtu (3/7) pukul 20.00 WIB sampai Minggu (4/7) pagi, tercatat 33 pasien Covid-19 meninggal karena RSUP itu kehabisan atau kekurangan stok oksigen. Sebelumnya, ada pasien di Jakarta pun tak tertolong karena terlambat mendapatkan perawatan akibat rumah sakit penuh disesaki pasien Covid-19. Fakta di RSUP Sardjito Yogyakarta itu praktis membenarkan pernyataan dan pesan dari IDI tentang lonjakan tajam jumlah pasien Covid-19 akhir-akhir ini yang sudah sangat membebani sistem kesehatan. IDI mengingatkan, situasi saat ini benar-benar mengkhawatirkan karena sejumlah fasilitas kesehatan berpotensi mengalami functional collapse atau tidak mampu memberi layanan kepada semua pasien.

Menanggapi keadaan itu, Presiden Joko Widodo menginstruksikan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah membuat tempat isolasi untuk pasien Covid-19. Sebelumnya, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga mendorong pemerintah daerah (pemda) mendirikan rumah sakit lapangan untuk menambah tempat perawatan pasien Covid-19. Kementerian PUPR kemudian menyiapkan 14 rumah sakit darurat sebagai tambahan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sekjen GMNI Serukan...
Sekjen GMNI Serukan Gotong Royong dan Persatuan Nasional
Natal Momentum Kasih...
Natal Momentum Kasih dan Harapan, Prabowo Ajak Rakyat Perkuat Gotong Royong dan Solidaritas
Veritas Institut: Ruang...
Veritas Institut: Ruang Digital Harus Menguatkan Solidaritas Bencana Sumatera
Fenomena Zohran Mamdani...
Fenomena Zohran Mamdani dan Energi Baru Politik Indonesia
Ibas Ajak Gotong Royong...
Ibas Ajak Gotong Royong Perkuat Ekonomi Bangsa
Ketua DPR RI: Iduladha...
Ketua DPR RI: Iduladha Momen Refleksi untuk Perkuat Solidaritas Sosial Masyarakat
Polemik Film Pesta Babi,...
Polemik Film Pesta Babi, Aktivis Jakarta: Pancasila Mengajarkan Kritik Beradab
Halalbihalal Pasbata,...
Halalbihalal Pasbata, Gubernur Jateng Tekankan Pentingnya Kolaborasi dan Kejujuran
HIBT Indonesia Pererat...
HIBT Indonesia Pererat Simpul Kebersamaan dengan Warga dan Komunitas di Bekasi
Rekomendasi
Celuk Open 2026, Turnamen...
Celuk Open 2026, Turnamen Tenis yang Gaungkan Wellness
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Indonesia Lampaui Target...
Indonesia Lampaui Target di Kejuaraan Tinju Asia U-19 & U-23 2026, Raih 7 Medali
Berita Terkini
Hendardi Beberkan 3...
Hendardi Beberkan 3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah oleh Kejagung: Keberanian KPK Sedang Diuji
3 Brigjen Pol Dimutasi...
3 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri ke Divkum Polri pada Juni 2026, Ini Daftar Namanya
M Jasin Dorong KPK Ambil...
M Jasin Dorong KPK Ambil Alih Kasus Febrie Andriansyah: Jangan Ewuh Pakewuh
Kasus Eks Jampidsus...
Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diyakini Terus Berkembang, Eks Penyidik KPK: Ikuti Aliran Uangnya
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Verifikasi Laporan Gratifikasi...
Verifikasi Laporan Gratifikasi Raja Juli Rampung, KPK: Kini Didalami di Tahap Penindakan
Infografis
19 Kampus Indonesia...
19 Kampus Indonesia yang Peringkat Dunianya Melonjak di QS WUR 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved