Bantu Wujudkan Herd Immunity, Alumni Kanisius Vaksinasi 70 Ribu Remaja

Senin, 12 Juli 2021 - 18:52 WIB
loading...
Bantu Wujudkan Herd...
Bantu wujudkan herd immunity, Alumni Kanisius vaksinasi massal. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Dalam rangka membantu pemerintah dan masyarakat mencapai herd immunity (kekebalan komunal), Alumni Kolese Kanisius Menteng 64 melakukan vaksinasi Covid-19 massal untuk warga berusia 12-17 tahun. Adapun program itu dilakukan tepat pada hari pertama dimulainya tahun ajaran baru 2021-2022 untuk pelajar tingkat SMP-SMA.

Vaksinasi untuk usia remaja juga dilakukan untuk melindungi para remaja/siswa yang akan memulai pembelajaran tatap muka secara terbatas. "Kita harus punya kepedulian tinggi pada kemanusiaan. Kami percaya penanganan Covid-19 salah satunya dapat dilakukan melalui vaksinasi," ujar Ketua Umum Alumni Kanisius Menteng 64 Irlan Suud di Balai Sidang Jakarta Convention Center, Senin (12/7/2021).

Vaksinasi untuk usia remaja yang digelar Alumni Kanisius Menteng 64 bekerja sama dengan Eka Tjipta Foundation, Prosehat, dan pihak lainnya ini dimulai pada 12 Juli 2021 hingga 25 Juli 2021 dengan target 70.000 penerima Vaksin Sinovac. Vaksinasi massal itu dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Baca juga: GMTD Adakan Vaksinasi Covid-19 Gratis Selama Dua Hari

Alumni Kanisius Menteng 64 sudah memulai vaksinasi massal terhadap warga yang berdomisili atau beraktivitas di Jakarta pada 5-18 Juli 2021 dengan target 5.000 orang per hari. "Kami berharap kerja sama ini bisa berlanjut, membantu pemerintah melakukan vaksinasi agar herd immunity bisa segera tercipta," kata Irlan.

Sementara itu, Direktur Sekolah Menengah Atas, Ditjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Kemendikbud dan Ristek Suhartono Arham mengapresiasi vaksinasi yang dibarengi dengan dimulainya tahun ajaran 2021-2022 tersebut. Dia menilai vaksinasi Covid-19 akan sangat membantu dalam persiapan dimulainya pendidikan tatap muka terbatas pada masa pandemi.

"Saya harap gerakan ini diikuti yang lain, untuk bersama-sama melakukan vaksinasi pada calon peserta didiknya," ujar Suhartono saat membuka secara virtual acara vaksinasi tersebut.

Baca juga: Gunung Kidul Punya Tempat Vaksinasi Covid-19 Terindah di Dunia, Bonus Vitamin Sea

Suhartono menambahkan, pendidikan tatap muka terbatas pada masa pandemi Covid-19 dilakukan dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Selain itu, ada syarat lain yang harus dipenuhi, di antaranya adalah izin dari orang tua peserta didik.

"Kita turut serta berpartisipasi, mengambil peran sekecil apa pun untuk membantu pemerintah, dalam menekan laju penyebaran virus Covid ini," ujar Suhartono.

Rektor Kolese Kanisius Pater Heru Hendarto SJ menjelaskan bahwa vaksinasi ini adalah bentuk gotong royong kemanusiaan untuk menanggulangi pandemi Covid-19. "Tidak banyak yang kita buat, tapi kita harus berbuat sesuatu. Gotong royong kemanusiaan adalah kesempatan yang indah, yang harus kita tunjukkan, kita jangan putus asa, untuk secepatnya meningkatkan herd immunity," kata Heru.

Wakil Ketua Eka Tjipta Foundation Hong Tjhin mengatakan bahwa kerja sama menyelenggarakan vaksinasi harus dilakukan pada masa darurat Covid-19. Dia berpendapat, kesehatan adalah kunci penting untuk melaksanakan pendidikan, pemberdayaan ekonomi, dan kemandirian. "Kami bangga bisa berkontribusi setitik bagi kesehatan masyarakat. Mari gotong royong, dan kita mulai setapak demi setapak," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Status Pandemi Dicabut,...
Status Pandemi Dicabut, Pemerintah Tetap Jamin Vaksinasi dan Pengobatan Pasien Covid-19
Vaksinasi Dinilai Tetap...
Vaksinasi Dinilai Tetap Penting meski Covid-19 di Indonesia Terkendali
Masyarakat Diimbau agar...
Masyarakat Diimbau agar Disiplin Lagi Memakai Masker
Status Pandemi Covid-19...
Status Pandemi Covid-19 Belum Dicabut, Vaksinasi Tetap Penting Dilakukan
Kasus Covid-19 Kembali...
Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Jokowi Imbau Masyarakat Segera Vaksinasi
Ade Rai Hadiri Peresmian...
Ade Rai Hadiri Peresmian Ruang Gym Kolese Kanisius
980 Siswa SD Ikuti Talents...
980 Siswa SD Ikuti Talents Spotting, Perebutkan Tiket Masuk Kolese Kanisius
Inisiatif Inklusif untuk...
Inisiatif Inklusif untuk Mengembangkan Akses Layanan Kesehatan di Sulawesi Selatan
Rekomendasi
Cerita El Rumi & Syifa...
Cerita El Rumi & Syifa Hadju Bulan Madu di Italia, Romantis hingga Penuh Kejutan
Meriahkan HUT ke-499...
Meriahkan HUT ke-499 Jakarta, 2.000 Anak Ikuti Khitanan Massal Gratis
Gelar Upacara HUT ke-499...
Gelar Upacara HUT ke-499 di Monas, Pemprov DKI Jakarta Tampilkan Tarian dan Defile OPD
Berita Terkini
Jokowi Minta PSI Dukung...
Jokowi Minta PSI Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode, AHY: Pemilu 2029 Masih Lama
Kasus Dugaan Pemerasan...
Kasus Dugaan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Dirjen Imigrasi Minta Buka Akses Seluas-luasnya untuk KPK
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
Gugat Penetapan Capres...
Gugat Penetapan Capres 2014 dan 2019, Bonatua Bawa Novum Baru ke PTUN
Polisi Sebut Pelimpahan...
Polisi Sebut Pelimpahan Roy Suryo dan Tifa Sesuai Prosedur KUHAP
BPIP Umumkan 76 Calon...
BPIP Umumkan 76 Calon Paskibraka 2026 Tingkat Pusat, Ini Nama-namanya
Infografis
9 Manfaat Rebusan Daun...
9 Manfaat Rebusan Daun Beluntas, Bantu Kendalikan Kadar Gula Darah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved