BUMN Jualan Vaksin COVID-19, DPR Pertanyakan Anggaran Rp97 T untuk Kesehatan

Senin, 12 Juli 2021 - 08:32 WIB
loading...
BUMN Jualan Vaksin COVID-19,...
Anggota Komisi XI DPR, Kamrussamad akan mempertanyakan kepada Menkeu soal alokasi Rp97 triliun dalam APBN 2021 untuk anggaran kesehatan termasuk pembelian vaksin. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kebijakan pemerintah yang memperjualbelikan vaksin COVID-1 9 melalui cucu perusahaan BUMN, Kimia Farma Diagnostika mulai hari ini, Senin (12/7/2021) menuai pro kontra di masyarakat termasuk juga politisi Senayan.

Seperti Anggota Komisi XI DPR, Kamrussamad akan mempertanyakan kepada Menteri Keuangan (Menkeu) soal alokasi Rp97 triliun dalam APBN 2021 untuk anggaran kesehatan termasuk pembelian vaksin. Apakah kebijakan ini untuk menghemat biaya. Baca juga: Kasus COVID-19 Tinggi, Berikut Link Penting yang Wajib Dicatat

"Kita akan mempertanyakan ke Menteri Keuangan tentang penggunaan APBN 2021 senilai Rp97 triliun untuk kesehatan termasuk membeli vaksin, apakah ini keputusan terbaru untuk menghemat biaya kesehatan atau untuk meningkatkan penerimaan negara di atas penderitaan rakyat. Apakah hal ini pantas?" ujar Kamrus kepada wartawan, Senin (12/7/2021).

Politikus Partai Gerindra ini memgingatkan bahwa konstitusi, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 mewajibkan negara untuk "Melindungi segenap rakyat Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia".

"Program Presiden Jokowi tentang percepatan vaksinasi gratis di seluruh pelosok nusantara harus didukung oleh seluruh pembantunya," tegasnya.

Selain itu, Legislator Dapil DKI Jakarta ini menambahkan sejumlah manuver Menteri BUMN dalam 2 pekan ini menarik dicermati, antara lain polemik obat ivermectin, permintaan dana APBN untuk Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesat Rp72,4 triliun untuk suntikan BUMN, hingga jual eceran vaksin Kimia Farma. Baca juga: Politikus PAN Tegaskan Vaksin COVID-19 Harus Gratis dan Tidak Diperjualbelikan

"Apakah ini pengalihan isu atas kegagalan kinerja BUMN selama 2 tahun ini ataukah ini bagian dari gelombang untuk membangun popularitas untuk mencapai tujuan politik tertentu. Kami semua tidak bisa menjawab, hanya Tuhan dan kementerian sendiri yang tahu," tukas Kamrus.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Lagi Covid-19,...
Waspadai Lagi Covid-19, Kemenkes Imbau Tetap Prokes dan Hidup Sehat
Saran Epidemiolog Cegah...
Saran Epidemiolog Cegah Lonjakan Covid-19 saat Libur Nataru
Kasus Covid-19 Naik,...
Kasus Covid-19 Naik, Menko Muhadjir Effendy Minta Masyarakat Jangan Panik
Komisi XI DPR Nilai...
Komisi XI DPR Nilai Draf RPP Kesehatan Keluar Jalur
DPR Dorong Kades Mampu...
DPR Dorong Kades Mampu Optimalkan Pemanfaatan Dana Desa
DPR Ingatkan Masyarakat...
DPR Ingatkan Masyarakat Waspadai Pinjol dan Investasi Ilegal
Ketua Komisi XI DPR...
Ketua Komisi XI DPR Ungkap Dampak Besar Kunjungan Prabowo ke Jepang bagi Ekonomi RI
Bangun Indonesia Sehat,...
Bangun Indonesia Sehat, Kimia Farma Diagnostika dan Pfizer Perkuat Vaksinasi Nasional
Eipstein Files : Covid-19,...
Eipstein Files : Covid-19, Konspirasi Tingkat Atas?
Rekomendasi
Jago STEAM, Tim SMPK...
Jago STEAM, Tim SMPK 4 PENABUR Raih Prestasi di Kompetisi Internasional
ARMY Syok! Harga Hotel...
ARMY Syok! Harga Hotel di Busan Naik hingga 10 Kali Lipat Jelang Konser BTS
Nama Raffi Ahmad Terseret...
Nama Raffi Ahmad Terseret Kasus Bluray Cargo, Respons Nagita Slavina Jadi Sorotan
Berita Terkini
Nanik S Deyang Merapat...
Nanik S Deyang Merapat ke Istana, Mau Lapor Efisiensi Anggaran MBG
Prabowo Bakal Bertemu...
Prabowo Bakal Bertemu JK
MUI Desak Pemerintah-DPR...
MUI Desak Pemerintah-DPR Rumuskan Regulasi Soal LGBT: Harus Lebih Berat dari Perzinaan!
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
KPK Tetapkan 4 Tersangka...
KPK Tetapkan 4 Tersangka terkait OTT BPK, Salah Satunya Bupati Muara Enim Edison
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Infografis
6 Alasan Mohamed bin...
6 Alasan Mohamed bin Zayed Investasi Rp532,6 T untuk Ras Al Hekma Mesir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved