Relawan LaporCovid-19 Nilai Vaksinasi Berbayar Tak Sesuai Prinsip Keadilan

Minggu, 11 Juli 2021 - 11:17 WIB
loading...
Relawan LaporCovid-19...
Tenaga kesehatan memperlihatkan vaksin Sinovac yang akan disuntikan kepada peserta vaksinasi di Sentra Vaksinasi Covid-19 Bank DKI Kantor Layanan Juanda, Jakarta, Sabtu (10/07/2021). FOTO/DOK.SINDOnews/ASTRA BONARDO
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengubah aturan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Vaksinasi berbayar atau gotong-royong bisa melalui Klinik Kimia Farma mulai besok, 12 Juli 2021.

Merespons ketentuan vaksinasi Covid-19 tersebut, tim relawan Lapor Covid-19 menilai ini merampas hak rakyat sesuai prinsip kesetaraan dan keadilan.

"Negara ini makin kacau. Sama saja merampas hak rakyat! Ini pelanggaran terhadap prinsip kesetaraan dan keadilan," dikuti dari akun Twitter @LaporCovid, Minggu (11/7/2021).

Baca juga: Dimulai Besok, Ini 8 Klinik Kimia Farma yang Layani Vaksinasi Berbayar

Bahkan, relawan Lapor Covid-19 menilai pemberlakuan biaya hampir Rp900.000,- tersebut adalah keterlaluan.

"Untuk vaksin saja, rakyat nantinya harus membayar hampir Rp900.000. Sungguh keterlaluan @jokowi @BudiGSadikin @KemenkesRI @KemenBUMN," tulisnya.

Seperti diketahui, Kimia Farma melayani vaksinasi Gotong Royong Individu di 8 klinik. Adapun harga pembelian vaksin ditetapkan sebesar Rp321.660 per dosis dan tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp117.910 per dosis. Artinya total untuk dua kali vaksin mencapai Rp879.140.

Baca juga: Vaksinasi Berbayar Mandiri Dimulai Besok, Begini Cara Mendaftarnya

Sementara itu, penetapan ini melalui Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 19 Tahun 2021 tentang perubahan kedua atas Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 10 Tahun 2021 tentang pelaksanaan vaksinasi dalam rangka penanggulangan pandemi coronavirus disease 2019 (Covid-19).

"Dan ternyata sudah ada perubahan aturan vaksinasi. Tertulis di Permenkes No 19 tahun 2021 Pasal 1 Ayat 5 (gambar kedua). Miris sekali," tulisnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Vaksinasi Dinilai Tetap...
Vaksinasi Dinilai Tetap Penting meski Covid-19 di Indonesia Terkendali
Masyarakat Diimbau agar...
Masyarakat Diimbau agar Disiplin Lagi Memakai Masker
Kasus Covid-19 Kembali...
Kasus Covid-19 Kembali Melonjak, Jokowi Imbau Masyarakat Segera Vaksinasi
Covid-19 Varian Baru...
Covid-19 Varian Baru Masuk RI, DPR Minta Vaksinasi Booster Ditingkatkan Lagi
Resmi Ditutup, RSDC...
Resmi Ditutup, RSDC Wisma Atlet Lepas 11.000 Relawan
Kemenkes Kawal Pandemi...
Kemenkes Kawal Pandemi Covid-19 hingga Resmi Berakhir
Kemenkes Ajak Masyarakat...
Kemenkes Ajak Masyarakat Vaksinasi Sebelum Mudik Lebaran
Kemenkes: Masyarakat...
Kemenkes: Masyarakat yang Sudah Vaksinasi Lengkap Punya Kadar Antibodi Tertinggi
Yerry Tawalujan soal...
Yerry Tawalujan soal Rencana Vaksinasi Covid-19 untuk Bayi: Upaya Lindungi Masyarakat
Rekomendasi
Industri Otomotif Bakal...
Industri Otomotif Bakal Sekarat, Ini Risiko yang Mengintai AS Terkait Tarif Impor
Hasil Timnas Indonesia...
Hasil Timnas Indonesia U-17 vs Korea Selatan U-17: Mierza Buang Peluang Emas, Babak Pertama 0-0
Industri Tekstil: Harus...
Industri Tekstil: Harus Pintar-pintar Menyikapi Tarif Impor AS
Berita Terkini
Jalur Gentong Tasikmalaya...
Jalur Gentong Tasikmalaya Arah Bandung Macet, Antrean Kendaraan Capai 10 Kilometer
4 jam yang lalu
Jelang Puncak Arus Balik...
Jelang Puncak Arus Balik Lebaran, Lalu Lintas Tol Jabodetabek dan Jawa Barat Meningkat
4 jam yang lalu
Polisi Terapkan One...
Polisi Terapkan One Way Tol Kalikangkung - Brebes
6 jam yang lalu
Airlangga Temui Anwar...
Airlangga Temui Anwar Ibrahim Merespons Kebijakan Trump
6 jam yang lalu
Arus Balik, Gerbang...
Arus Balik, Gerbang Tol Cikatama Dipadati Kendaraan dari Trans Jawa Malam Ini
6 jam yang lalu
Soroti Kebijakan Trump,...
Soroti Kebijakan Trump, Evita Minta Pemerintah Fokus Penguatan Industri Dalam Negeri
6 jam yang lalu
Infografis
Iran: 2 Kapal Induk...
Iran: 2 Kapal Induk Nuklir AS Tak akan Berani Menyerang!
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved