Tepis Media Nasional Tak Liput Demo Mahasiswa, KPI Sebut 9 Televisi Telah Memberitakan
Selasa, 16 Juni 2026 - 14:47 WIB
loading...
Mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi menggelar aksi demonstrasi di Jakarta. Foto/SIndoNews
A
A
A
JAKARTA - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat memberikan klarifikasi atas ramainya kabar di media sosial yang menyebut televisi nasional tidak memberitakan demonstrasi mahasiswa pada Jumat, 12 Juni 2026. Berdasarkan hasil pantauan dan monitoring KPI terhadap konten siaran televisi nasional, setidaknya terdapat 9 televisi yang telah memberitakan demonstrasi tersebut.
Kesembilan televise nasional tersebut antara lain, BTV, CNN Indonesia, Metro TV, iNews, TVRI, Trans 7, Kompas TV, Garuda TV, dan TV One.
“Pernyataan bahwa tidak ada televisi nasional yang memberitakan demonstrasi mahasiswa adalah tidak akurat. Pantauan kami menunjukkan setidaknya sembilan televisi telah meliput peristiwa tersebut,” ujar Komisioner KPI Pusat sekaligus Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran Tulus Santoso, Selasa (16/6/2026).
Baca juga: Ini Tuntutan BEM SI Kerakyatan Jakarta saat Demo di Depan Gedung DPR
Tulus menegaskan tudingan kooptasi media massa oleh pemerintah agar tidak meliput demonstrasi tidak berdasar. “Regulator seperti KPI dan pemerintah khususnya Kementerian Komdigi tidak memiliki kewenangan untuk mendikte atau mengarahkan konten pemberitaan media. Media memiliki dewan redaksi dan kebijakan editorial masing-masing yang bersifat independen,” tegasnya.
Kesembilan televise nasional tersebut antara lain, BTV, CNN Indonesia, Metro TV, iNews, TVRI, Trans 7, Kompas TV, Garuda TV, dan TV One.
“Pernyataan bahwa tidak ada televisi nasional yang memberitakan demonstrasi mahasiswa adalah tidak akurat. Pantauan kami menunjukkan setidaknya sembilan televisi telah meliput peristiwa tersebut,” ujar Komisioner KPI Pusat sekaligus Koordinator Bidang Pengawasan Isi Siaran Tulus Santoso, Selasa (16/6/2026).
Baca juga: Ini Tuntutan BEM SI Kerakyatan Jakarta saat Demo di Depan Gedung DPR
Tulus menegaskan tudingan kooptasi media massa oleh pemerintah agar tidak meliput demonstrasi tidak berdasar. “Regulator seperti KPI dan pemerintah khususnya Kementerian Komdigi tidak memiliki kewenangan untuk mendikte atau mengarahkan konten pemberitaan media. Media memiliki dewan redaksi dan kebijakan editorial masing-masing yang bersifat independen,” tegasnya.
Lihat Juga :