Kelola Stres dengan Bijak di Masa Pandemi

Sabtu, 10 Juli 2021 - 13:11 WIB
loading...
Kelola Stres dengan...
Stres di masa pandemi menyerang semua usia. Bahkan, usia produktif termasuk yang paling banyak menderita gangguan kesehatan mental ini. (Grafis: SINDOnews/Win Cahyono)
A A A
JAKARTA - Satu hal yang paling terasa berat bagi Diaspora Indonesia di tengah pandemi ini adalah jauh dari keluarga dan tidak bisa pulang ke Tanah Air untuk bertemu dengan keluarga tercinta. Hal tersebut tak pelak mempengaruhi piskologis mereka. Psikolog Klinis, Ardi Primasari mengatakan bahwa satu hal yang memicu seseorang mengalami stres adalah sebuah ketidakpastian. Hal tersebut nantinya juga bisa berujung pada frustrasi.

"Jadi, kalau teman-teman WNI yang kemudian pindah ke luar negeri dengan tidak dibekali tujuan yang jelas, maka hidupnya akan stagnan dan tidak mengerti harus berbuat apa. Bisa juga jadi merasa seperti kehilangan diri," kata wanita yang akrab disapa Sari ini.

Menurut Sari, Diaspora Indonesia yang tinggal jauh dari keluarganya harus mempunyai kemampuan resiliensi atau bertahan dalam kesulitan. Akan lebih baik jika mampu bangkit di tengah kesulitan yang sedang dihadapi. "Kawan-kawan Diaspora harus bisa mengontrol dirinya sendiri dan mengontrol segala hal yang memang sanggup mereka kontrol," imbuh dia.

Baca juga: Diaspora Indonesia Bertahan di Tengah Pandemi

Kondisi pandemi yang kini terpantau semakin parah akan memantik stres, jika seseorang tidak bisa mengolah dirinya sendiri. Apalagi, untuk para Diaspora Indonesia. Sari membayangkan, sejak awal saja Diaspora sudah sangat berani untuk keluar dari rumah, negara dan zona nyamannya untuk merantau ke tempat yang sangat jauh. Entah untuk melanjutkan studi atau bekerja.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Menko AHY Dorong Diaspora...
Menko AHY Dorong Diaspora Indonesia di Rusia Bentuk Asosiasi Pengusaha
Semangat Juang Taruna...
Semangat Juang Taruna Indonesia Menggema Sambut Presiden Prabowo di Tokyo
Haru dan Bangga, Diaspora...
Haru dan Bangga, Diaspora Indonesia Sambut Kedatangan Presiden Prabowo di Tokyo
Pembangunan Masjid Pertama...
Pembangunan Masjid Pertama Indonesia di Swiss Kurang Dana dan Terancam Tidak Terwujud
Diaspora Indonesia Sambut...
Diaspora Indonesia Sambut Hangat Kedatangan Prabowo di Abu Dhabi
Stres Jadi Salah Satu...
Stres Jadi Salah Satu Pemicu GERD Kambuh, Ini Cara Mengelolanya
Cukup Baca 4 Buku Setahun,...
Cukup Baca 4 Buku Setahun, Risiko Stres dan Depresi Bisa Turun Signifikan
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Rekomendasi
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
IOC Tolak Investigasi...
IOC Tolak Investigasi Presiden FIFA atas Kontroversi Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Pemilik Dolar dan Emas...
Pemilik Dolar dan Emas 74 Kg Bakal Ajukan Gugatan, Pengacara Don Ritto: Secepat-cepatnya
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Febrie Adriansyah Jadi...
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka TPPU, Kejagung Paparkan Modusnya
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Febrie Adriansyah Ditahan...
Febrie Adriansyah Ditahan Tanpa Rompi Pink, PB PMII: Cetak Sejarah
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved